Tragis, Bocah Pakistan Tewas karena Mengira Bom Sebagai Mainan

Minggu, 11 Agustus 2019 - 23:16 WIB
Tragis, Bocah Pakistan...
Tragis, Bocah Pakistan Tewas karena Mengira Bom Sebagai Mainan
A A A
JABRI - Nasib tragis harus dialami seorang bocah asal desa Jabri, Pakistan, ditengah pergolakan negara itu dengan India. Ia harus kehilangan nyawanya setelah mengira sebuah peluru artileri India yang tidak meledak adalah sebuah mainan.

Ayan Ali yang berusia 4 tahun saat menemukan sebuah bom dan membawanya pulang.

"Dia menemukan sebuah bom yang terlihat seperti mainan dan dia membawanya ke sini," kata paman Ali, Abdul Qayyum, menunjuk ke rumah mereka seperti dikutip dari Reuters, Minggu (11/8/2019).

Ali menunjukkan "mainan" itu kepada saudara-saudaranya ketika keluarga itu duduk untuk sarapan. Bom itu kemudian meledak, membunuh Ali dan melukai delapan saudara kandungnya, ibunya dan seorang sepupu.

“Mereka mencoba merebut darinya dan kemudian meledak. Dia meninggal di tempat,” tutur Qayyum, menambahkan bahwa dua anak yang berada di rumah sakit dalam kondisi kritis.

Militer Pakistan mengatakan perangkat itu adalah bom curah, senjata yang melepaskan banyak bom kecil yang dapat membunuh atau melukai orang di daerah yang lebih luas. Penggunaan bom ini dilarang berdasarkan Konvensi Jenewa yang mengatur peperangan internasional.

Pemerintah dan tentara India membantah tuduhan itu, dan dua pejabat militer mengatakan kepada Reuters bahwa penembakan yang melintasi perbatasan itu proporsional dan sebagai tanggapan atas tembakan Pakistan.

Pada kunjungan ke wilayah Jabri pada hari Jumat, seorang jurnalis Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen jenis perangkat yang membunuh Ali, meskipun ada tanda-tanda kerusakan di rumahnya.

Sebuah kawah kecil di lantai beton menandai tempat Ali berdiri ketika perangkat itu meledak.

“Anak-anak kecil sedang bermain dan kemudian ada suara keras. Ada asap di mana-mana, saya tidak bisa melihat apa-apa," ujar Sadaf Siddiq, kakak perempuan Ali.

Sebuah peluru menghantam rumah lain di dekatnya, membuat lubang besar di atap tetapi tidak ada orang di dalam yang terluka, kata pemiliknya yang berusia 37 tahun, Muhammad Hanif.

Militer Pakistan mengatakan mereka telah membersihkan sejumlah perangkat yang tidak meledak dari daerah tersebut. Seorang pejabat militer menunjukkan perangkat seukuran mainan yang katanya adalah bagian dari bom curah, yang tidak dapat diverifikasi secara independen oleh Reuters.

Baku tembak lintas perbatasan semakin intensif dalam beberapa tahun terakhir. India dan Pakistan kerap saling tuding satu sama lain telah melanggar perjanjian gencatan senjata sepanjang 740 km Line of Control (LoC), yang berfungsi sebagai perbatasan de-facto di wilayah Kashmir yang disengketakan.

Ketegangan meningkat minggu ini setelah India menetapkan kebijakan baru untuk mencabut hak Jammu dan Kashmir untuk menetapkan hukumnya sendiri. India juga menangkap ratusan pemimpin politik dan aktivis, dan memutuskan hampir semua komunikasi dari Kashmir India.

Kedua negara mengklaim Kashmir, dan telah berperang dua dari tiga perang mereka di wilayah Himalaya, yang mereka sengketakan sejak pemisahan dan kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Inggris pada tahun 1947.
(ian)
Berita Terkait
Pakistan Bantah Lakukan...
Pakistan Bantah Lakukan Pembicaraan Diam-diam dengan India
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Pakistan-India Bertukar...
Pakistan-India Bertukar Daftar Tahanan dan Aset Nuklir
Darah Akan Banyak Mengalir,...
Darah Akan Banyak Mengalir, Pakistan Siapkan Skenario Kejutan jika Perang dengan India
Nasib Umat Muslim di...
Nasib Umat Muslim di India ketika Konflik Kashmir Memanas, Diteriaki Pengkhianat dan Diusir dari Tanah Kelahirannya
Pakistan Tuding India...
Pakistan Tuding India Berencana Melancarkan Serangan dalam 24 Jam Mendatang
Berita Terkini
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
1 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
3 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
4 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
4 jam yang lalu
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
4 jam yang lalu
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved