Dewan Bisnis AS-ASEAN Pantau Situasi Politik ASEAN

Kamis, 08 Agustus 2019 - 15:58 WIB
Dewan Bisnis AS-ASEAN...
Dewan Bisnis AS-ASEAN Pantau Situasi Politik ASEAN
A A A
WASHINGTON - - Dewan Bisnis Amerika Serikat (AS)-ASEAN mengatakan mereka memantau dengan dekat perkembangan politik di ASEAN. Hal ini dilakukan agar mereka memahami realita di lapangan sehingga mereka bisa memberikan pemahaman yang benar kepada komunitas bisnis di AS.

"Kami memantau perkembangan politik di ASEAN dengan sangat dekat, karena perusahaan global, perusahaan AS ingin memahami bagaimana arah perubahan dalam politik yang sangat terjadi. Satu hal yang menarik, banyak sekali pemilihan umum di kawasan," Wakil Presiden Senior Bidang Politik Dewan Bisnis AS-ASEAN, Marc Mealy.

"Kami mempelajari proses pemilihan di setiap wilayah dan hubunganya dengan potensi terkait implementasi kebijakan baik itu dari pemerintah lama atau pemerintahan baru," sambungnya saat melakukan pertemuan dengan sejumlah wartawan dari Asia Tenggara Washington, Rabu (8/8/2019).

Secara umum, Mealy menyampaikan bahwa jika pihaknya memiliki pemahaman yang baik mengenai politik, Dewan Bisnis AS-ASEAN bisa menjadi sumber informasi mengenai apakah ada kekhawatiran.

"Kami melakukannya lebih baik dibanding sejumlah media di AS, yang kerap memberikan pernyataan datar dan semacam memberi peringatan. Kami kerap diminta pendapat mengenai situasi sebenarnya, itu peran yang coba kami mainkan," ungkapnya.

"Sejauh ini, proses pemilihan yang ada, belum menghasilkan sebuah pemerintahan yang secara terbuka mengatakan bahwa mereka akan merubah kebijakan mengenai bisnis. Kami jarang melihat itu terjadi di Asia Tenggara," imbuhnya.

Dia kemudian mencontohkan bagaiman para pengusaha AS sempat khawatir mengenai situasi di Malaysia saat Mahathir Mohammad terpilih menjadi Perdana Menteri baru. Saat itu, papar Mealy, banyak pengusaha AS yang meminta pendapat kepada Dewan Bisnis AS-ASEAN mengenai apa yang harus mereka lakukan.

"Saat ini, terjadi juga dengan Indonesia di mana Joko Widodo kembali terpilih sebagai Presiden. Apakah akan ada perubahan kebijakan yang signifikan, yang saya duga tidak akan terjadi. Kami optimis dia akan sukses dan dia memiliki mandat untuk mendorong reformasi yang dia selalu gaungkan di Indonesia," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Menteri Digital ASEAN...
Menteri Digital ASEAN Sepakati Kerangka Kerja Sama dengan Tiga Mitra
Indonesia Minta Amerika...
Indonesia Minta Amerika Serikat Ikut Jaga Perdamaian di Indo-Pasifik
Potensi Konflik di Laut...
Potensi Konflik di Laut China Selatan antara RRC, Amerika Serikat, dan ASEAN
RI pada AS: Mari Kita...
RI pada AS: Mari Kita Jaga Stabilitas dan Perdamaian di Kawasan
Biden Janjikan Rp2,2...
Biden Janjikan Rp2,2 Triliun ke ASEAN dengan Mata Tertuju China
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
48 menit yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
1 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
2 jam yang lalu
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
3 jam yang lalu
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
6 jam yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
6 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved