Iran Tegaskan akan Respon Setiap Pelanggaran Wilayah Maritim
Selasa, 06 Agustus 2019 - 00:47 WIB
Iran Tegaskan akan Respon Setiap Pelanggaran Wilayah Maritim
A
A
A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan, Iran tidak akan lagi menutup mata terhadap pelanggaran maritim di Teluk. Pernyataan ini datang setelah Iran kembali menahan sebuah kapal tanker di wilayah Teluk Persia.
Zarif mengatakan, Iran dulu bersikap sangat lembek pada setiap pelanggaran terhadap wilayah maritimnya di Teluk Persia. Namun, papar Zarif, saat ini Iran akan bertindak sangat tegas terhadap setiap pelanggaran yang terjadi.
"Iran dulu melupakan beberapa pelanggaran maritim di Teluk, tapi saat ini kami tidak akan pernah menutup mata lagi," kata Zarif dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Selasa (6/8).
Sebelumnya diwartakan, televisi pemerintah Iran melaporkan, Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) telah menyita sebuah kapal tanker minyak asing di Teluk. Kapal itu diamankan karena diduga menyelundupkan bahan bakar.
"Pasukan Angkatan Laut IRGC telah menyita sebuah tanker minyak asing di Teluk Persia yang menyelundupkan bahan bakar untuk beberapa negara Arab," kata televisi pemerintah Iran, mengutip komandan IRGC, Ramezan Zirahi.
Masih menurut laporan itu, kapal tanker tersebut membawa700.000liter bahan bakar. Laporan itu tidak merinci kebangsaan para awak yang ditahan dan dari negara atau perusahaan mana kapal itu berasal.
Zarif mengatakan, Iran dulu bersikap sangat lembek pada setiap pelanggaran terhadap wilayah maritimnya di Teluk Persia. Namun, papar Zarif, saat ini Iran akan bertindak sangat tegas terhadap setiap pelanggaran yang terjadi.
"Iran dulu melupakan beberapa pelanggaran maritim di Teluk, tapi saat ini kami tidak akan pernah menutup mata lagi," kata Zarif dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Selasa (6/8).
Sebelumnya diwartakan, televisi pemerintah Iran melaporkan, Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) telah menyita sebuah kapal tanker minyak asing di Teluk. Kapal itu diamankan karena diduga menyelundupkan bahan bakar.
"Pasukan Angkatan Laut IRGC telah menyita sebuah tanker minyak asing di Teluk Persia yang menyelundupkan bahan bakar untuk beberapa negara Arab," kata televisi pemerintah Iran, mengutip komandan IRGC, Ramezan Zirahi.
Masih menurut laporan itu, kapal tanker tersebut membawa700.000liter bahan bakar. Laporan itu tidak merinci kebangsaan para awak yang ditahan dan dari negara atau perusahaan mana kapal itu berasal.
(esn)