Disaksikan Jong-un, Korut Uji Coba Sistem Roket Baru

Kamis, 01 Agustus 2019 - 05:56 WIB
Disaksikan Jong-un,...
Disaksikan Jong-un, Korut Uji Coba Sistem Roket Baru
A A A
SEOUL - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, mengawasi uji coba penembakan pertama dari sistem roket berpeluncur ganda berkaliber besar tipe baru. Begitu bunyi laporan yang diturunkan media Korut, Kamis (1/8/2019).

"Uji coba tersebut memverifikasi keefektifan tempur dari keseluruhan sistem, dan Kim Jong-un memperkirakan itu akan menjadi tekanan yang tak terhindarkan bagi pasukan yang menajadi sasaran utama senjata," bunyi laporkan kantor berita KINA.

"Sistem roket akan memainkan peran utama dalam operasi militer darat," sambung laporan itu seperti dilansir dari Reuters.

Laporan itu muncul sehari setelah militer Korea Selatan (Korsel) mengatakan Korut menembakkan setidaknya dua rudal dari pantai timurnya ke laut.

Peluncuran hari Rabu berasal dari daerah Wonsan di pantai timur Korut, tempat yang sama peluncuran rudal minggu lalu, Kepala Staf Gabungan Korsel (JCS) mengatakan dalam sebuah pernyataan. (Baca juga: Pagi Ini, Korut Kembali Tembakkan Sejumlah Rudal )

JCS kemudian mengatakan Korut telah menembakkan rudal balistik yang terbang sekitar 250 km. (Baca juga: Korsel: Rudal Korut Terbang Sejauh 250 Km )

Inggris, Jerman dan Prancis telah meminta Dewan Keamanan PBB untuk bertemu secara tertutup pada hari Kamis mengenai peluncuran rudal terbaru Korut, kata para diplomat.

Resolusi Dewan Keamanan PBB melarang peluncuran rudal balistik oleh Korut, dan uji coba tembak itu dilakukan ketika para diplomat Amerika dan Korsel menekan negara itu untuk meninggalkan senjata nuklir dan program rudal balistiknya.

Pyongyang dikenai sanksi internasional yang luas atas program-program itu.

Utusan nuklir Korsel Lee Do-hoon bertemu dengan Perwakilan Khusus AS untuk Korut Stephen Biegun pada hari Rabu di sela-sela forum keamanan Asia Tenggara di Bangkok. Keduanya bertukar pandangan mengenai uji coba rudal dan berjanji melakukan upaya diplomatik untuk memulai kembali tingkat kerja lebih awal pembicaraan denuklirisasi, kementerian luar negeri Korsel mengatakan dalam sebuah pernyataan.

AS tidak berencana untuk melakukan perubahan pada latihan militer yang akan datang dengan Korsel, seorang pejabat senior pertahanan AS mengatakan pada hari Rabu, meskipun serangkaian peluncuran rudal Korut baru-baru ini dimaksudkan untuk menekan Seoul dan Washington agar menghentikan latihan bersama.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Rudal Balistik Antar Benua 'Monster'
Korea Utara Tembakkan...
Korea Utara Tembakkan 10 Rudal Balistik ke Laut Jepang
Kim Jong-un Pamer Kekuatan,...
Kim Jong-un Pamer Kekuatan, Tembakkan Beberapa Rudal Balistik Korut
Korea Utara Tembakkan...
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua, Unjuk Kekuatan Kim Jong-un
Kim Jong-un Memandu...
Kim Jong-un Memandu Uji Coba Rudal Balistik Hipersonik Korea Utara
Berita Terkini
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
49 menit yang lalu
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
1 jam yang lalu
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
1 jam yang lalu
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
1 jam yang lalu
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
2 jam yang lalu
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
4 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved