Iran Klaim Mampu Deteksi Jet Tempur Siluman Amerika

Selasa, 30 Juli 2019 - 14:13 WIB
Iran Klaim Mampu Deteksi...
Iran Klaim Mampu Deteksi Jet Tempur Siluman Amerika
A A A
TEHERAN - Komandan Angkatan Udara Republik Islam Iran, Jenderal Alireza Sabahi Fard, mengklaim militer negaranya mampu mendeteksi pesawat jet tempur siluman Amerika Serikat (AS). Pesawat tempur Amerika yang berteknologi siluman saat ini adalah F-22 dan F-35.

"Hari ini, Iran dapat mendeteksi berbagai jenis pesawat siluman, dan ini hanya sebagian dari kemampuan kami," katanya, dikutip Mehr News. "Hari ini kami mandiri dalam mengembangkan sistem radar dan mampu mendeteksi berbagai pesawat modern Amerika."

"Kekuatan pertahanan kami telah membuat musuh sadar bahwa jika mereka terlibat dalam konflik dengan kami, mereka akan menderita kerusakan parah," imbuh Jenderal Fard, yang dilansir Jerusalem Post, Selasa (30/7/2019).

Fard sebelumnya menjabat sebagai komandan Pangkalan Udara Khatam al-Anbiya. Dia menggantikan Brigadir Jenderal Farzad Ismaili yang dipecat atas rekomendasi Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. (Baca: Komandan Teheran Ini Rahasiakan Jet F-35 Israel Tembus Langit Iran )

Menurut laporan di koran Kuwait, Al-Jarida, Ismaili dipecat setelah jet tempur siluman F-35 Adir Israel menembus ke wilayah udara Iran pada Maret 2018 dan terbang di atas pangkalan sensitif di seluruh negara itu tanpa terdeteksi. Ismaili, menurut laporan itu, sebenarnya tahu jika sistem pertahanan Iran kebobolan tapi tidak melapor.

Angkatan Udara Israel saat ini memiliki 16 unit pesawat jet tempur F-35 Adir dan diperkirakan akan menerima total 50 pesawat untuk membuat dua skuadron penuh pada tahun 2024.

F-35 Adir telah mengambil bagian dalam beberapa operasi di wilayah Timur Tengah selama dua tahun terakhir, dan menjadikan negara Yahudi itu sebagai negara pertama yang menggunakan pesawat tempur siluman dalam misi tempur.

Pada akhir April, Angkatan Udara Israel (IAF) membuka skuadron kedua jet tempur siluman F-35 yang dinamai "Defenders of the Negev", di mana pesawat pertama diharapkan tiba pada awal tahun depan.

Pesawat siluman memiliki karakteristik khusus yang kecil kemungkinan bisa terdeteksi radar musuh. Teknologi itulah yang memungkinkannya untuk beroperasi jauh di dalam wilayah musuh dan menghindari sistem pertahanan rudal canggih seperti S-300 dan S-400 buatan Rusia yang telah dikerahkan Suriah dan Iran.

Dengan kemampuan dukungan udara yang dekat dan beragam sensor, pilot dari jet siluman memiliki akses informasi yang tak tertandingi saat berada di udara.
(mas)
Berita Terkait
Jika Iran Beli S-400...
Jika Iran Beli S-400 Rusia, Maka Israel akan Siagakan Jet Siluman F-35
Serang Suriah, Pasukan...
Serang Suriah, Pasukan Rusia Tembaki Jet Tempur Israel dengan S-300
Pakar: AS dan Israel...
Pakar: AS dan Israel Siagakan Jet Siluman F-35 Jika Iran Beli S-400 Rusia
Terungkap, Rusia Tembaki...
Terungkap, Rusia Tembaki Jet Tempur Israel dengan S-300 di Suriah
AS Tetap Tolak Turki...
AS Tetap Tolak Turki Gabung Program Jet Tempur Siluman F-35 karena S-400 Rusia
Turki Juga Tes S-400...
Turki Juga Tes S-400 Rusia terhadap Jet Siluman F-35 dan F-22 AS
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
1 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
2 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
3 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
4 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
4 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved