India Desak Iran Bebaskan Semua Warganya

Sabtu, 27 Juli 2019 - 13:36 WIB
India Desak Iran Bebaskan...
India Desak Iran Bebaskan Semua Warganya
A A A
NEW DELHI - Kementerian Luar Negeri India menyerukan Iran untuk membebaskan tiga awak kapal tanker MT Riah yang ditahan. Sebelumnya, Teheran telah membebaskan sembilan warga India yang menjadi awak kapal yang berbendera Panama itu.

Puluhan anggota awak kapal asal India ditangkap bersama kapal-kapal tanker yang disita Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Barat.

Kapal tanker MT Riah ditahan oleh penjaga pantai Iran pada 13 Juli lalu. Terdapat 12 awak asal India dalam kapal tersebut.

"Sembilan anggota awak telah dibebaskan dan mereka akan segera menuju India," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri India, Raveesh Kumar.

"Misi kami di Iran telah meminta pihak berwenang Iran yang peduli untuk membebaskan anggota awak yang tersisa," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (27/7/2019).

Tidak ada alasan mengapa ketiga orang itu ditahan.

Televisi pemerintah Iran menayangkan rekaman kapal itu beberapa hari setelah ditangkap. Dilaporkan bahwa kapal tersebut telah ditahan oleh pasukan elit Iran, Garda Revolusi karena menyelundupkan bahan bakar.

Pihak berwenang India dan Iran mengatakan minggu ini Iran telah memberikan akses konsuler kepada 18 awak India yang ditangkap di kapal berbendera Inggris, Stena Impero, yang ditangkap Iran di Selat Hormuz pada 19 Juli.

Perebutan kapal tanker Inggris di jalur air paling penting di dunia untuk perdagangan minyak telah memperdalam krisis antara Iran dan Barat yang dipicu pada Mei lalu ketika Amerika Serikat (AS) memperketat sanksi, secara efektif melarang semua negara membeli minyak Iran.

Iran mengatakan telah menyita Stena Impero karena telah bertabrakan dengan perahu nelayan.

Menteri luar negeri junior India, V. Muraleedharan, mengatakan India mendorong pembebasan awak India di kapal Inggris. India telah lama memiliki ikatan politik dan energi dengan Iran, tetapi India telah memutus semua pasokan minyak darinya karena sanksi AS.
(ian)
Berita Terkait
Diterjang Dampak Perang...
Diterjang Dampak Perang Iran, India Turunkan Pajak BBM, Tepis Rumor Lockdown
Pakistan Modifikasi...
Pakistan Modifikasi Rudal Buatan China, PL-15 Jadi Lebih Canggih
Dukung Demonstran Iran,...
Dukung Demonstran Iran, Penyiar Wanita India Potong Rambut saat Siarang Langsung
Dua Kapalnya Ditembaki...
Dua Kapalnya Ditembaki di Selat Hormuz, India Panggil Dubes Iran
Iran Berusaha Keras...
Iran Berusaha Keras Gabung Blok Pimpinan Rusia dan China
6 Negara Paling Sepuh...
6 Negara Paling Sepuh di Asia, Semuanya Pewaris Kekaisaran
Berita Terkini
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
42 menit yang lalu
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
4 jam yang lalu
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
5 jam yang lalu
3 Alasan AL IRGC Mengendalikan...
3 Alasan AL IRGC Mengendalikan Lalu Lintas Selat Hormuz dengan Wewenang Penuh
6 jam yang lalu
Pemimpin Militer AS...
Pemimpin Militer AS dan Kuba Bertemu di Guantanamo, Apa yang Dibahas?
7 jam yang lalu
Rebut Kastil Beaufort,...
Rebut Kastil Beaufort, Mesir Minta Israel Mundur dari Lebanon
8 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved