Polisi AS: Buang Sabu-Sabu di Toilet Bisa Terkonsumsi Buaya
Selasa, 16 Juli 2019 - 09:09 WIB
Polisi AS: Buang Sabu-Sabu di Toilet Bisa Terkonsumsi Buaya
A
A
A
LORETTO - Polisi di Amerika Serikat memperingatkan bahaya membuang methamphetamine (metafetamin) atau dikenal sebagai sabu-sabut ke toilet. Sebab, narkoba itu bisa berakhir di sungai dan terkonsumsi buaya yang oleh polisi disebut bisa menciptakan "met-gators".
Peringatan itu dikeluarkan Departemen kepolisian Loretto setelah petugasnya memergoki seorang tersangka pengedar narkoba berusaha membuang metamfetamin di toilet kamar mandinya.
Para petugas polisi menggerebek rumah tersangka di Loretto, Tennessee, pada hari Sabtu pekan lalu. Mereka menemukan tersangka menyiram 12 gram metafetamin dan beberapa item obat terlarang lainnya.
Tersangka didakwa atas kepemilikan narkoba dengan tujuan untuk dijual kembali. Tersangka, yang identitasnya tidak diungkap polisi, memiliki perlengkapan obat-obatan terlarang, dan merusak barang bukti.
Polisi, entah serius atau bercana, memperingatkan tindakan tersangka itu bisa berakhir dengan menciptakan "met-gators" di Alabama.
"Orang ini...tolong jangan menyiram narkoba Anda," tulis polisi Loretto di Facebook seperti dikutip New York Post, Selasa (16/7/2019).
"Ketika Anda mengirimkan sesuatu ke pipa saluran pembuangan, itu berakhir di kolam retensi untuk diproses sebelum dikirim ke sungai," lanjut peringatan polisi.
"Sekarang orang-orang di selokan sangat bangga dalam mengeluarkan air yang lebih bersih daripada apa yang ada di sungai, tetapi mereka tidak benar-benar siap untuk metafetamin."
"Bebek, angsa, dan unggas lainnya sering mengunjungi kolam retensi kami dan kami ngeri memikirkan apa yang akan dilakukan oleh semua orang yang menggunakan metafetamin. Lebih jauh, jika berhasil cukup jauh kita bisa membuat 'met-gators' di Shoal Creek dan Sungai Tennessee di Alabama Utara," imbuh peringatan polisi.
"Mereka memiliki cukup banyak hewan yang dites selama beberapa minggu terakhir tanpa bantuan kami."
Peringatan itu dikeluarkan Departemen kepolisian Loretto setelah petugasnya memergoki seorang tersangka pengedar narkoba berusaha membuang metamfetamin di toilet kamar mandinya.
Para petugas polisi menggerebek rumah tersangka di Loretto, Tennessee, pada hari Sabtu pekan lalu. Mereka menemukan tersangka menyiram 12 gram metafetamin dan beberapa item obat terlarang lainnya.
Tersangka didakwa atas kepemilikan narkoba dengan tujuan untuk dijual kembali. Tersangka, yang identitasnya tidak diungkap polisi, memiliki perlengkapan obat-obatan terlarang, dan merusak barang bukti.
Polisi, entah serius atau bercana, memperingatkan tindakan tersangka itu bisa berakhir dengan menciptakan "met-gators" di Alabama.
"Orang ini...tolong jangan menyiram narkoba Anda," tulis polisi Loretto di Facebook seperti dikutip New York Post, Selasa (16/7/2019).
"Ketika Anda mengirimkan sesuatu ke pipa saluran pembuangan, itu berakhir di kolam retensi untuk diproses sebelum dikirim ke sungai," lanjut peringatan polisi.
"Sekarang orang-orang di selokan sangat bangga dalam mengeluarkan air yang lebih bersih daripada apa yang ada di sungai, tetapi mereka tidak benar-benar siap untuk metafetamin."
"Bebek, angsa, dan unggas lainnya sering mengunjungi kolam retensi kami dan kami ngeri memikirkan apa yang akan dilakukan oleh semua orang yang menggunakan metafetamin. Lebih jauh, jika berhasil cukup jauh kita bisa membuat 'met-gators' di Shoal Creek dan Sungai Tennessee di Alabama Utara," imbuh peringatan polisi.
"Mereka memiliki cukup banyak hewan yang dites selama beberapa minggu terakhir tanpa bantuan kami."
(mas)