Pentagon pada Turki: Tinggalkan S-400 Rusia, Tetap di Program F-35

Jum'at, 12 Juli 2019 - 00:29 WIB
Pentagon pada Turki:...
Pentagon pada Turki: Tinggalkan S-400 Rusia, Tetap di Program F-35
A A A
WASHINGTON - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon mengeluarkan peringatan baru kepada Turki agar meninggalkan kesepakatan pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia dan tetap menjadi bagian dalam program jet tempur siluman F-35. Peringatan ini disampaikan pejabat senior Pentagon, Kattie Wheelbarger.

Wheelbarger yang menjabat sebagai Asisten Menteri Pertahanan untuk Urusan Keamanan Internasional mengatakan Pentagon terpaksa akan mengusir Turki dari program gabungan jet tempur F-35 jika negara itu menerima pasokan sistem pertahanan udara canggih Moskow.

Menurutnya, aliansi NATO dan negara-negara yang bermitra dalam pengembangan jet tempur generasi kelima tersebut telah bersatu dalam menentang Ankara menerapkan sistem senjata pertahanan Moskow.

Wheelbarger mengatakan yang menjadi kekhawatirannya adalah bahwa S-400 dapat digunakan untuk mengumpulkan data tentang kemampuan F-35, dan informasi tersebut dapat jatuh ke tangan Rusia.

Turki menyatakan minatnya pada sistem rudal Moskow itu sejak 2009 dan menandatangani kontrak dengan pemerintah Rusia untuk pembeliannya pada 2017. Namun, negara yang dipimpin Presiden Recep Tayyip Erdogan itu juga merupakan mitra dalam program F-35. Amerika Serikat dan negara-negara mitra program tersebut telah memberi tahu para petinggi Ankara bahwa mereka tidak dapat memiliki kedua sistem.

Wheelbarger mengatakan pernyataan Turki bahwa mereka membeli S-400 karena tidak bisa mendapatkan sistem pertahanan udara yang sebanding adalah tidak benar.

"Kami menawarkan kesempatan kepada mereka untuk membeli (sistem pertahanan udara) Patriot berkali-kali dalam paket yang lebih murah daripada yang kami tawarkan kepada orang lain, dan mereka tidak mendaftar untuk itu," katanya, yang dikutip SINDOnews.com dari situs resmi Pentagon, defense.gov, Jumat (12/7/2019.

Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertahanan AS Mark T Esper telah bertemu dengan mitranya dari Turki, Menteri Pertahanan Hulusi Akar, pada pertemuan para menteri pertahanan NATO baru-baru ini. Esper mengatakan kepada Akar bahwa Turki tidak akan mendapatkan F-35 jika negara itu melanjutkan kontrak pembelian S- 400.

Menurut Wheelbarger, bukan hanya Amerika Serikat yang memberi tahu Turki bahwa kedua sistem itu tidak kompatibel. Semua negara mitra dalam program F-35, lanjut dia, telah membuat poin yang sama kepada Turki, dan semua negara NATO telah meminta Turki untuk menghentikan pengadaan senjata pertahanan canggih Moskow tersebut.
(mas)
Berita Terkait
AS Tetap Tolak Turki...
AS Tetap Tolak Turki Gabung Program Jet Tempur Siluman F-35 karena S-400 Rusia
AS Akui Sulit Jual Jet...
AS Akui Sulit Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki Gara-gara S-400 Rusia
AS Isyaratkan Turki...
AS Isyaratkan Turki Segera Singkirkan Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
Erdogan Yakin Turki...
Erdogan Yakin Turki Akan Miliki Jet Tempur Siluman F-35 AS Meski Operasikan S-400 Rusia
Erdogan Disebut Minta...
Erdogan Disebut Minta Putin Ambil Kembali Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Berita Terkini
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
34 menit yang lalu
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
1 jam yang lalu
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
4 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
4 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
5 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
6 jam yang lalu
Infografis
Sistem Misil S-400 Rusia...
Sistem Misil S-400 Rusia Tembak Jatuh 8 Rudal ATACMS Amerika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved