Trump Isyaratkan Kembali Jatuhkan Sanksi pada Iran

Kamis, 11 Juli 2019 - 13:24 WIB
Trump Isyaratkan Kembali...
Trump Isyaratkan Kembali Jatuhkan Sanksi pada Iran
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengisyaratkan bahwa AS menjatuhkan sanksi tambahan kepada Iran dalam waktu dekat. Trump menyebut, sanksi akan terus bertambah secara bertahap terhadap Iran.

Melalui akun Twitternya, Trump menyebut Iran telah lama memperkaya uranium, yang merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan nuklr. Oleh karena itu, papar Trump, selama Iran masih memperkaya uranium, maka AS akan terus menjatuhkan sanksi.

“Iran telah lama diam-diam 'memperkaya,' ini adalah pelanggaran total terhadap kesepakatan 150 Miliar Dolar yang dibuat oleh John Kerry dan pemerintahan (Barack) Obama. Ingat, kesepakatan itu akan berakhir dalam beberapa tahun lagi. Sanksi akan segera ditingkatkan, secara substansial!" kata Trump, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (11/7).

Sebelumnya, penasihat keamanan nasional AS, John Bolton mengatakan Washington akan terus menerapkan tekanan maksimal kepada Teheran, sampai Iran memutuskan meninggalkan ambisi nuklir mereka.

Bolton menuturkan bahwa tekanan maksimal AS terhadap Iran bukan hanya untuk mencegah Teheran mendapatkan senjata nuklir. Tetapi, ungkap Bolton, ini juga dilakukan agar Iran menghentikan kebijakan merusaknya di kawasan.

"Kami akan terus meningkatkan tekanan pada rezim Iran sampai ia meninggalkan program senjata nuklirnya dan mengakhiri aktivitas kekerasannya di Timur Tengah, termasuk melakukan dan mendukung terorisme di seluruh dunia," kata Bolton.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
13 menit yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
41 menit yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
1 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
1 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
2 jam yang lalu
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
2 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved