Berkokok Terlalu Keras, Seekor Ayam Diadili di Pengadilan Prancis

Jum'at, 05 Juli 2019 - 14:04 WIB
Berkokok Terlalu Keras,...
Berkokok Terlalu Keras, Seekor Ayam Diadili di Pengadilan Prancis
A A A
PARIS - Sebuah pengadilan di Prancis mengadili kasus yang tak biasa, yakni keluhan warga terhadap seekor ayam jantan yang dianggap berkokok terlalu keras dan terlalu pagi.

Ayam jantan bernama Maurice diadukan ke pengadilan atas aduan pasangan pensiunan yang merupakan tetangga pemilik ayam jantan tersebut.

Pemiliknya berpikir bahwa ayamnya tidak melakukan kesalahan karena hanya menjalankan "tugas"-nya. Kasus ini telah menjadi simbol kontradiksi antara kehidupan kota dan pedesaan di Prancis.

"Ayam saya lahir di sini dan akan tinggal di sini," kata Corinne Fesseau, pemilik ayam jantan tersebut.

Menurutnya, suara binatang adalah bagian dari kehidupan pedesaan. Pasangan yang mengadukan suara Maurice adalah Jean-Louis Biron dan Joelle Andrieux. Mereka membangun rumah liburan di desa Saint-Pierre d'Aléron 15 tahun yang lalu. Desa itu dipilih karena suasananya yang tenang

Namun, pasangan tersebut mulai mengeluhkan suara kokok Maurice pada 2017 atau dua tahun lalu. Mereka awalnya mengadukannya ke wali kota setempat. Namun, upaya mediasi tidak menyelesaikan masalah.

"Saya tidak akan tunduk pada orang-orang yang datang ke sini selama dua minggu setahun," kata Fesseau kepada media Prancis, yang dilansir Standaard.be, Jumat (5/7/2019).

Pasangan itu akhirnya meminta petugas pengadilan untuk merekam ayam jantan tersebut dalam sebuah file resmi. Kasus yang sebenarnya sepele ini mulai disidangkan di pengadilan Rochefort hari Kamis.

Maurice pun mendadak jadi selebriti lokal. Beberapa warga Prancis datang membela Maurice dan Corrine Fesseau dengan membawa ayam jantan mereka sendiri.

"Di pedesaan Anda memiliki suara, kurang dari yang ada di kota-kota. Tapi mereka ada di sana," kata Fesseau. "Jika kami pergi ke Paris, Anda memiliki metro, bus, kereta api, lalu lintas. Jika kami tidak bisa menolak, kami akan pergi," lanjut dia membandingkan sikap warga dalam menyikapi suasana yang dianggap bising.
(mas)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
17 menit yang lalu
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
1 jam yang lalu
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
3 jam yang lalu
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
6 jam yang lalu
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
8 jam yang lalu
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
9 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved