Mayoritas Warga AS Tolak Perang dengan Iran

Rabu, 03 Juli 2019 - 12:54 WIB
Mayoritas Warga AS Tolak...
Mayoritas Warga AS Tolak Perang dengan Iran
A A A
WASHINGTON - Sebuah jajak pendapat baru menunjukkan bahwa mayoritas pemilih Amerika Serikat (AS) menentang konflik militer dengan Iran. Mereka juga menyatakan dukungan terhadap keputusan Presiden AS, Donald Trump bulan lalu, untuk tidak melancarkan serangan militer terhadap Teheran.

Jajak pendapat yang dilakukan oleh CAPS/Harris Harvard, menemukan bahwa 78 persen pemilih mengatakan mereka percaya keputusan Trump untuk membatalkan serangan terhadap Iran adalah langkah yang tepat.

Melansir PressTV pada Rabu (3/7), jajak pendapat itu juga menemukan bahwa 57 persen responden menentang konfrontasi militer dengan Iran, jika AS tidak secara langsung diserang oleh negara tersebut.

Menurut jajak pendapat itu, hanya lima persen orang Amerika menginginkan AS untuk menyatakan perang terhadap Iran. Sementara itu, jajak pendapat itu mengungkap bahwa 50 persen dari pemilih mengatakan mereka tidak menyetujui cara AS menangani hubungan dengan Iran.

Jajak pendapat CAPS/Harris Harvard ini sendiri dilakukan secara online dengan melibatkan 2.182 pemilih terdaftar pada tanggal 26 Juni dan 29 Juni.

Sebelumnya, dalam sebuah wawancara dengan Fox News, Presiden AS, Donald Trump keputusannya untuk membatalkan serangan terhadap Iran beberapa waktu lalu mendapat pujian dari banyak pihak. Atas hal ini, ungkap Trump, dia mendapatkan momentum yang besar dan sekarang dia dalam posisi untuk dapat melakukan jauh lebih buruk, jika sesuatu harus terjadi.

“Saya diberi banyak pujian oleh kebanyakan orang. Banyak orang memberi saya penghargaan. Banyak orang mengatakan itu adalah momen presiden yang hebat, yang Anda tahu agak mengejutkan untuk didengar," kata Trump.

"Saya membuat keputusan akhir untuk tidak melakukannya. Saya membangun banyak momentum besar, dan jika sesuatu harus terjadi, kami berada dalam posisi untuk menjadi jauh lebih buruk dengan tidak melakukannya. Tapi, mudah-mudahan, kita tidak perlu melakukan apa pun," sambungnya.

Dia kembali mengatakan bahwa dia tidak ingin pergi berperang dengan Iran, tetapi menegaskan bahwa Teheran tidak dapat diizinkan memiliki senjata nuklir. Iran telah berulang kali membantah bahwa mereka berencana membuat senjata nuklir sendiri.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
24 menit yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
1 jam yang lalu
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
2 jam yang lalu
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
2 jam yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
3 jam yang lalu
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
3 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved