Menlu Iran Cela Tudingan Gedung Putih

Selasa, 02 Juli 2019 - 23:27 WIB
Menlu Iran Cela Tudingan...
Menlu Iran Cela Tudingan Gedung Putih
A A A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, membalas tudingan Gedung Putih bahwa rezim itu telah melanggar perjanjian nuklir 2015 selama bertahun-tahun dengan cuitan singkat: Serius?

"Ada sedikit keraguan bahwa bahkan sebelum keberadaan perjanjian itu, Iran melanggar ketentuan-ketentuannya," kata Zarif seperti dilansir dari Fox News, Selasa (2/7/2019).

Sebelumnya, kantor berita Iran Fars mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa inspektur PBB baru-baru ini menimbang persediaan uranium yang diperkaya rendah milik Iran.

Menurut laporan itu, persediaan uranium yang diperkaya rendah Iran lebih besar dari batas 660 pound yang ditetapkan oleh kesepakatan nuklir.

Dalam pernyataan tertulis Senin, Gedung Putih mengatakan pembangunan itu seharusnya dapat diperkirakan pemerintahan Obama bahkan sebelum keberadaan kesepakatan itu. AS sendiri telah menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 yang membatasi program nuklir Iran.

"Rezim Iran mengambil tindakan hari ini untuk meningkatkan pengayaan uraniumnya," kata Gedung Putih dalam pernyataannya.

"Itu adalah kesalahan di bawah perjanjian nuklir Iran untuk memungkinkan Iran memperkaya uranium di tingkat apa pun. Ada sedikit keraguan bahwa bahkan sebelum keberadaan kesepakatan itu, Iran melanggar ketentuan-ketentuannya," sambung pernyataan itu.

Gedung Putih juga berjanji untuk terus memberikan tekanan maksimum pada rezim Iran dalam upaya untuk memastikan bahwa negara itu tidak pernah mendapatkan senjata nuklir, bahkan ketika itu berusaha untuk membatalkan apa yang disebutnya sebagai kesalahan dari pemerintahan sebelumnya.

Sementara Presiden AS Donald Trump menanggapi hal itu dengan mengatakan Iran tengah bermain dengan api karena mengancam akan mengejar uranium tingkat senjata secepatnya hingga 7 Juli.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
37 menit yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
1 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
3 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
3 jam yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
5 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved