Peringatkan Iran, Trump: Kami Bisa Lakukan Sesuatu yang Sangat Buruk
Selasa, 02 Juli 2019 - 16:52 WIB
Peringatkan Iran, Trump: Kami Bisa Lakukan Sesuatu yang Sangat Buruk
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump melemparkan ancaman terbaru terhadap Iran. Dalam sebuah wawancara dengan Fox News, Trump menuturkan, dia bisa melakukan sesuatu yang sangat buruk terhadap Iran.
Dalam wawancara tersebut, Trump menuturkan keputusannya untuk membatalkan serangan terhadap Iran beberapa waktu lalu. Keputusan ini mendapat pujian dari banyak pihak. Atas hal ini, ungkap Trump, dia mendapatkan momentum yang besar dan sekarang dia dalam posisi untuk dapat melakukan jauh lebih buruk, jika sesuatu harus terjadi.
“Saya diberi banyak pujian oleh kebanyakan orang. Banyak orang memberi saya penghargaan. Banyak orang mengatakan itu adalah momen presiden yang hebat, yang Anda tahu, agak mengejutkan untuk didengar," kata Trump, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (2/7).
"Saya membuat keputusan akhir untuk tidak melakukannya. Saya membangun banyak momentum besar, dan jika sesuatu harus terjadi, kami berada dalam posisi untuk menjadi jauh lebih buruk dengan tidak melakukannya. Tapi, mudah-mudahan, kita tidak perlu melakukan apa pun," sambungnya.
Dia kembali mengatakan bahwa dia tidak ingin pergi berperang dengan Iran, tetapi menegaskan bahwa Teheran tidak dapat diizinkan memiliki senjata nuklir. Iran telah berulang kali membantah bahwa mereka berencana membuat senjata nuklir sendiri.
"Anda tahu, Anda dan saya tidak begitu berbeda dalam hal pertempuran, kami ingin memiliki kedamaian. Kami ingin membangun jalan kami dan membangun sekolah kami dan membangun semua hal yang ingin kami bangun," ungkapnya.
"Tapi, kami tidak bisa membiarkan Iran memiliki senjata nuklir. Anda tidak bisa membiarkan Iran memiliki senjata nuklir, dan Anda tidak bisa membiarkan negara lain memiliki senjata nuklir. Ini terlalu menghancurkan," tukasnya.
Dalam wawancara tersebut, Trump menuturkan keputusannya untuk membatalkan serangan terhadap Iran beberapa waktu lalu. Keputusan ini mendapat pujian dari banyak pihak. Atas hal ini, ungkap Trump, dia mendapatkan momentum yang besar dan sekarang dia dalam posisi untuk dapat melakukan jauh lebih buruk, jika sesuatu harus terjadi.
“Saya diberi banyak pujian oleh kebanyakan orang. Banyak orang memberi saya penghargaan. Banyak orang mengatakan itu adalah momen presiden yang hebat, yang Anda tahu, agak mengejutkan untuk didengar," kata Trump, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (2/7).
"Saya membuat keputusan akhir untuk tidak melakukannya. Saya membangun banyak momentum besar, dan jika sesuatu harus terjadi, kami berada dalam posisi untuk menjadi jauh lebih buruk dengan tidak melakukannya. Tapi, mudah-mudahan, kita tidak perlu melakukan apa pun," sambungnya.
Dia kembali mengatakan bahwa dia tidak ingin pergi berperang dengan Iran, tetapi menegaskan bahwa Teheran tidak dapat diizinkan memiliki senjata nuklir. Iran telah berulang kali membantah bahwa mereka berencana membuat senjata nuklir sendiri.
"Anda tahu, Anda dan saya tidak begitu berbeda dalam hal pertempuran, kami ingin memiliki kedamaian. Kami ingin membangun jalan kami dan membangun sekolah kami dan membangun semua hal yang ingin kami bangun," ungkapnya.
"Tapi, kami tidak bisa membiarkan Iran memiliki senjata nuklir. Anda tidak bisa membiarkan Iran memiliki senjata nuklir, dan Anda tidak bisa membiarkan negara lain memiliki senjata nuklir. Ini terlalu menghancurkan," tukasnya.
(esn)