Inggris Mengaku Kecewa Iran Telah Lampaui Batas Pengayaan Uranium

Selasa, 02 Juli 2019 - 16:14 WIB
Inggris Mengaku Kecewa...
Inggris Mengaku Kecewa Iran Telah Lampaui Batas Pengayaan Uranium
A A A
LONDON - Menteri Luar Negeri Inggris, Jeremy Hunt menyatakan kekecawaan atas keputusan Iran melampaui batas pengayaan uranium yang ditetapkan kesepakatan nuklir. Semalam, Iran mengumumkan bahwa mereka telah melampui batas pengayaan uranium yang ditentukan, yakni 300 kilogram.

Hunt mengatakan, dia sangat prihatin dengan keputusan Teheran untuk memulai kembali proses pengayaan uranium. Tetapi, dia menegaskan kembali komitmen Inggris untuk mempertahankan kesepakatan nuklir dan mengurangi ketegangan di wilayah tersebut.

"Sangat khawatir dengan pengumuman Iran, bahwa mereka telah melanggar kewajiban kesepakatan nuklir yang ada," kata Hunt melalui akun Twitternya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (2/7).

“Inggris tetap berkomitmen untuk membuat kesepakatan bekerja dan menggunakan semua alat diplomatik untuk mengurangi ketegangan regional. Saya mendesak Iran untuk menghindari langkah lebih jauh dan kembali mematuhi kesepakatan," sambungnya.

Sebelumnya, hal senada juga disampaikan oleh Rusia. Moskow mengatakan, pengumuman Iran bahwa mereka telah melampaui batas pada cadangan uranium yang diperkaya adalah sesuatu yang patut disesalkan.

Tapi, Moskow menyebut, keputusan Iran itu adalah dampak dari keputusan Amerika Serikat (AS) mundur dari kesepakatan nuklir.

"Ini tentu saja adalah sesuatu hal yang disesali, tetapi orang tidak boleh mendramatisasi situasi ini. "Ini harus dipahami sebagai konsekuensi alami dari peristiwa yang telah terjadi sebelumnya," kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov.
(esn)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
52 menit yang lalu
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
1 jam yang lalu
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
1 jam yang lalu
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
2 jam yang lalu
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
4 jam yang lalu
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
7 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved