FAA Melarang Seluruh Maskapai AS Terbang di Wilayah Udara Iran

Jum'at, 21 Juni 2019 - 13:34 WIB
FAA Melarang Seluruh...
FAA Melarang Seluruh Maskapai AS Terbang di Wilayah Udara Iran
A A A
WASHINGTON - Administrasi Penerbangan Federal (FAA) Amerika Serikat (AS) melarang seluruh pesawat sipil terbang di wilayah udara Iran dan sekitarnya, yang mencakup wilayah di atas Selat Hormuz dan Teluk Oman. Larangan ini keluar setelah pesawat nirawak atau drone mata-mata militer Washington ditembak jatuh oleh rudal Teheran.

Menurut FAA pesawat sipil selama ini terbang paling dekat sekitar 45 mil laut (51 mil) dari ketinggian drone Angkatan Laut AS.

Badan itu mengkhawatirkan lalu lintas udara sipil seiring dengan ketegangan yang sedang berlangsung dan meningkatnya aktivitas militer di kawasan tersebut.

Larangan itu sebagian besar akan memengaruhi penerbangan dari Amerika Utara ke Asia.

Sebelumnya pada hari Kamis, maskapai AS United Airlines membatalkan semua penerbangan dari Bandara Internasional Newark (EWR) di New Jersey ke Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj (BOM), bandara internasional utama di Mumbai, India.

"Mengingat kejadian terkini di Iran, kami telah melakukan tinjauan keselamatan dan keamanan menyeluruh atas layanan India kami melalui wilayah udara Iran dan memutuskan untuk menangguhkan layanan kami antara EWR dan BOM," kata United Airlines di situsnya seperti dikutip Reuters, Jumat (21/6/2019).

Dua maskapai besar AS lainnya, American Airlines dan Delta Air Lines, mengatakan mereka tidak terbang di atas wilayah udara Iran.

Iran bersikeras bahwa drone mata-mata militer AS, RQ-4 Global Hawk, bergerak dalam mode siluman di atas perairan teritorialnya, sehingga ditembak jatuh. Namun, Washington berpendapat pesawat nirawaknya itu terbang di atas perairan internasional.
(mas)
Berita Terkait
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Menlu Iran Tantang Trump...
Menlu Iran Tantang Trump Kembali ke Kesepakatan Nuklir 2015
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hapus Pangkalan AS di Timur Tengah dari Peta
Trump Surati Iran, Beri...
Trump Surati Iran, Beri Ultimatum 2 Bulan untuk Kesepakatan Nuklir Baru
Oman bisa Jadi Penengah...
Oman bisa Jadi Penengah Perundingan Nuklir Baru Iran dan AS
Proposal Nuklir Trump...
Proposal Nuklir Trump Izinkan Iran Memperkaya Uranium
Berita Terkini
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
17 menit yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
56 menit yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
1 jam yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
3 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
4 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved