Sebut Efek Serangan Tanker Minor, Trump Ogah Perangi Iran

Selasa, 18 Juni 2019 - 23:29 WIB
Sebut Efek Serangan...
Sebut Efek Serangan Tanker Minor, Trump Ogah Perangi Iran
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Iran tidak layak diperangi atas dugaan serangan kembar kapal tanker di Teluk Oman. Namun tindakan militer dibutuhkan untuk mencegah Negeri Mullah itu mendapatkan senjata nuklir.

"Saya pasti akan memilih senjata nuklir dan saya akan membiarkan permasalahan lainnya dalam tanda tanya," kata Trump ketika ditanya langkah yang akan membawanya untuk mempertimbangkan berperang dengan Iran seperti dikutip dari Time, Selasa (18/6/2019).

Dikatakan oleh Trump, Teluk Oman sekarang kurang penting secara strategis bagi AS berbeda dengan dulu. Trump mengutip China dan Jepang sebagai negara yang masih mengandalkan kawasan itu untuk proporsi signifikan dari minyak mereka.

"Tempat-tempat lain mendapatkan minyak dalam jumlah sangat besar di sana," ujar Trump.

"Kami mendapat sangat sedikit. Kami telah membuat kemajuan luar biasa dalam dua setengah tahun terakhir terkait energi. Dan ketika jaringan pipa dibangun, kami sekarang adalah pengekspor energi. Jadi kita tidak dalam posisi seperti dulu di Timur Tengah di mana beberapa orang akan mengatakan kita ada disana untuk minyak," tutur Trump.

Meski begitu, Trump setuju dengan penilaian komunitas intelijen bahwa Iran berada di balik serangan itu.

"Saya berpikir tidak terlalu banyak orang yang berpikir untuk tidak mempercayainya," ucapnya.

Tetapi Trump juga meremehkan agresi Iran dengan alasan bahwa negara tersebut telah mengadopsi sikap kurang bermusuhan sejak ia menjadi presiden.

"Jika Anda melihat retorika sekarang dibandingkan dengan hari-hari ketika mereka menandatangani perjanjian itu (perjanjian nuklir 2015), di mana selalu ada yel-yel 'kematian untuk Amerika, kematian untuk Amerika, kami akan menghancurkan Amerika, kami akan membunuh Amerika,' Saya tidak lagi mendengar terlalu banya," tuturnya.

"Dan Saya berharap untuk itu," imbuhnya.

Ketika ditanya apakah ia mempertimbangkan tindakan militer terhadap Iran, Trump menjawab: "Saya tidak akan mengatakan itu. Saya tidak bisa mengatakan itu sama sekali."

Ketegangan antara AS dan Iran terus meningkat sejak Trump meninggalkan perjanjian nuklir multilateral tahun lalu. Tekanan pemerintah yang meningkat terhadap Iran dimulai dengan perang kata-kata tetapi telah meningkat ke arah konfrontasi yang lebih serius.

AS sebelumnya telah mengirimkan satu skuadron 12 jet tempur, beberapa pesawat mata-mata, baterai rudal Patriot, gugus tugas pembom B-52, kelompok tempur kapal induk USS Abraham Lincoln, dan aset militer lainnya telah dikirim ke wilayah tersebut. Hal itu dilakukan untuk mencegah apa yang disebut pemerintah Trump "perilaku memfitnah" Iran yang dimaksudkan untuk merusak AS dan sekutunya.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Elon Musk Bertekad Damaikan...
Elon Musk Bertekad Damaikan Iran dengan Amerika Serikat
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Trump: Terlepas Orang...
Trump: Terlepas Orang Suka atau Tidak, Israel Sekutu Hebat Amerika Serikat
Berita Terkini
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
16 menit yang lalu
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
50 menit yang lalu
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
1 jam yang lalu
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
1 jam yang lalu
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
2 jam yang lalu
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
2 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved