Sakit Paru-paru, Istri Presiden Israel Meninggal di Usia 73 Tahun

Selasa, 04 Juni 2019 - 23:18 WIB
Sakit Paru-paru, Istri...
Sakit Paru-paru, Istri Presiden Israel Meninggal di Usia 73 Tahun
A A A
YERUSALEM - Nechama Rivlin, istri Presiden Israel Reuven Rivlin, meninggal dunia pada Selasa (4/6/2019) pagi atau sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-74 pada 5 Juni.

Ibu Negara tersebut menjalani transplantasi paru-paru pada 11 Maret 2019, untuk mengobati fibrosis paru.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Rivlin. "Bersama dengan semua warga negara Israel, istri saya Sara dan saya menyatakan kesedihan mendalam atas meninggalnya istri presiden, Nechama Rivlin," kata Netanyahu, seperti dikutip CBN News.

"Kita semua berdoa untuk kesembuhannya selama periode terakhir di mana dia berjuang dengan berani dan intens untuk hidupnya. Kita menyampaikan belasungkawa sepenuh hati kepada presiden dan seluruh keluarganya. Semoga diberkati."

Keluarga Rivlin berterima kasih kepada staf di Rumah Sakit Beilinson karena telah bekerja keras untuk mengobati penyakit paru-paru Nechama Rivlin. keluarga juga berterima kasih kepada warga Israel karena berdoa untuk kesehatannya.

Nechama Rivlin lahir di Moshav Herut pada tahun 1945. Orang tuanya, Drora (Keila) dan Mendy Shulman, berimigrasi dari Ukraina dan membantu menemukan Moshav. Dia memperoleh gelar BSc di Botani dan Zoologi, bersama dengan Diploma Pengajaran dari Universitas Ibrani Yerusalem. Pada 1967, dia menjadi peneliti di Universitas Hebrew.

Dia bekerja di Departemen Zoologi, Ekologi, dan Genetika hingga pensiun pada 2007.

Pada tahun 1971 ia menikah dengan Reuven Rivlin. Pasangan ini memiliki tiga anak; Rivi (Rivka), Anat dan Ran.

Dia adalah nenek dari Matan, Ziv, Shai, Karni, Maya, Daniela dan Yahav, dan saudara perempuan dari Varda.

Selama perannya sebagai Ibu Negara Israel, ia bekerja untuk mempromosikan hak-hak perempuan, anak-anak, pendidikan, dan masalah lingkungan. Dia juga bekerja untuk mendamaikan siswa serta guru Yahudi dan Arab bersama-sama melalui Hand in Hand: Center for Jewish-Arab Education di Israel.
(mas)
Berita Terkait
Aksi Brutal Polisi Israel...
Aksi Brutal Polisi Israel Serbu Puluhan Jemaah di Masjid Al-Aqsa
Penampakan Rudal Iran...
Penampakan Rudal Iran saat Melintas di Atas Masjid Al Aqsa
Israel Serang Kamp Al...
Israel Serang Kamp Al Maghazi di Gaza Saat Malam Natal Menewaskan 70 orang
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Israel Menembaki Warga...
Israel Menembaki Warga Gaza di Distribusi Bantuan, 155 Terluka dan 20 Tewas
Panik Dibombardir Iran,...
Panik Dibombardir Iran, Israel Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
53 menit yang lalu
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
1 jam yang lalu
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
2 jam yang lalu
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
8 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
9 jam yang lalu
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
10 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved