Trump Desak Rusia dan Rezim Suriah Berhenti Bombardir Idlib

Senin, 03 Juni 2019 - 15:07 WIB
Trump Desak Rusia dan...
Trump Desak Rusia dan Rezim Suriah Berhenti Bombardir Idlib
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak pasukan pemerintah Rusia dan rezim Suriah untuk menghentikan pengeboman di provinsi Idlib. Desakan itu muncul setelah Kremlin mengisyaratkan bahwa Moskow akan terus mendukung serangan pemerintah Bashar al-Assad selama sebulan di wilayah tersebut.

"Mendengar kabar bahwa Rusia, Suriah dan, pada tingkat lebih rendah; Iran, melakukan pengeboman 'neraka' di Provinsi Idlib di Suriah, dan tanpa pandang bulu membunuh banyak warga sipil tak berdosa. Dunia menyaksikan penjagalan ini. Apa tujuannya, apa yang akan didapatnya, Anda berhentilah!," tulis Trump di Twitter, seperti dikutip Reuters, Senin (3/6/2019).

Pada hari Jumat, Kremlin mengatakan tanggung jawab Turki untuk menghentikan pemberontak di provinsi Idlib dari penembakan dengan target warga sipil Suriah dan Rusia. Presiden Turki Tayyip Erdogan telah lama mengeluh pada Moskow tentang serangan pemerintah Suriah yang didukung Rusia terhadap pemberontak yang menguasai wilayah barat laut negara tersebut.

Serangan di Idlib adalah eskalasi perang terbesar antara Presiden Suriah Bashar al-Assad dan pemberontak yang menentang pemerintahnya sejak musim panas lalu. Eskalasi itu telah meningkatkan kekhawatiran akan krisis kemanusiaan ketika warga banyak warga Suriah kehilangan tempat tinggal akibat pertempuran.

Menurut PBB, lebih dari 200.000 orang telah melarikan diri dari kekerasan di Idlib sejak serangan pasukan rezim Assad dimulai pada akhir April.

Ketika ditanya pada hari Minggu malam sebelum berangkat pada kunjungan kenegaraan ke Inggris apa yang ingin dia lakukan tentang pembantaian warga sipil di Idlib, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa ia tidak menyukai situasi tersebut. "Hal-hal buruk sedang terjadi," kata Trump.
(mas)
Berita Terkait
AS Kirim Kendaraan Lapis...
AS Kirim Kendaraan Lapis Baja ke Suriah
Trump: Turki Berada...
Trump: Turki Berada di Balik Perubahan Rezim Suriah
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Berita Terkini
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
19 menit yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
1 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
4 jam yang lalu
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
5 jam yang lalu
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
5 jam yang lalu
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
5 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved