Beli S-400 Rusia, AS Akan Stop Pelatihan Pilot Turki untuk F-35

Rabu, 29 Mei 2019 - 06:58 WIB
Beli S-400 Rusia, AS...
Beli S-400 Rusia, AS Akan Stop Pelatihan Pilot Turki untuk F-35
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat secara serius mempertimbangkan untuk menangguhkan pelatihan pilot Turki untuk menerbangkan jet tempur canggih F-35. Pelatihan akan dihentikan jika Ankara tetap nekat membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia.

Washington sudah berkali-kali menegaskan senjata pertahanan buatan Rusia itu tidak kompatibel dengan jaringan pertahanan aliansi Barat dan akan menimbulkan ancaman bagi jet tempur siluman F-35. Namun, Ankara bertekad mengoperasikan senjata pertahanan dan jet tempur siluman itu bersama-sama.

Kedua sumber, yang mengetahui peran Turki dalam program F-35, mengatakan belum ada keputusan final perihal pelatihan pilot Ankara.

Namun keputusan Washington akan mengikuti langkah Turki untuk membatalkan atau tetap melanjutkan kesepakatan pembelian S-400 Rusia. Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan pada 22 Mei bahwa personel militer Turki menerima pelatihan di Rusia untuk menggunakan S-400, dan personel Rusia kemungkinan juga akan datang ke Turki.

Pentagon dan Departemen Luar Negeri AS menolak berkomentar terkait nasib pelatihan pilot Turki.

Pilot Turki telah berlatih di Pangkalan Angkatan Udara Luke di Arizona. Tidak jelas apakah keputusan untuk menunda pelatihan mereka akan berarti mereka juga harus meninggalkan negara itu, atau jika mereka tetap di pangkalan sampai keputusan akhir dibuat tentang masa depan Turki dalam program F-35.

Amerika Serikat telah mengatakan dengan jelas bahwa Turki tidak dapat memiliki S-400 dan menjadi bagian dari program F-35 sekaligus.

Jika Turki dikeluarkan dari program, itu akan menjadi salah satu perpecahan paling signifikan dalam sejarah terbaru terkait hubungan antara kedua sekutu NATO tersebut.

Pada hari Senin, media Turki, Haberturk, mengutip Akar mengatakan bahwa pengiriman S-400 mungkin tidak terjadi pada Juni nanti. Padahal, sebelumnya Turki mengklaim sistem rudal itu akan tiba. Namun, dia menambahkan perjanjian itu merupakan kesepakatan yang sudah dilakukan.

"Itu mungkin tidak berhasil (tiba) pada bulan Juni, tetapi itu akan datang dalam beberapa bulan mendatang. Prosesnya telah dimulai," katanya seperti dikutip Reuters, Rabu (29/5/2019).

Amerika Serikat pada akhir Maret sudah menghentikan pengiriman peralatan yang terkait dengan F-35 ke Turki. Padahal, Ankara merupakan pembeli dan mitra produksi dalam program jet tempur Lockheed Martin tersebut.

Amerika Serikat telah memperingatkan bahwa jika Turki menerima pengiriman sistem pertahanan rudal Rusia, itu juga akan memicu sanksi AS di bawah CATSAA, sebuah undang-undang yang menyerukan sanksi terhadap negara-negara pembeli peralatan militer dari Rusia.

Turki telah mengatakan bahwa sebagai anggota NATO, pihaknya tidak menimbulkan ancaman bagi Amerika Serikat dan sanksi tidak boleh berlaku. Ankara juga menyampaikan harapannya pada Presiden Donald Trump untuk melindungi Ankara dari ancaman sanksi itu.
(mas)
Berita Terkait
AS Tetap Tolak Turki...
AS Tetap Tolak Turki Gabung Program Jet Tempur Siluman F-35 karena S-400 Rusia
AS Akui Sulit Jual Jet...
AS Akui Sulit Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki Gara-gara S-400 Rusia
AS Isyaratkan Turki...
AS Isyaratkan Turki Segera Singkirkan Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
Erdogan Yakin Turki...
Erdogan Yakin Turki Akan Miliki Jet Tempur Siluman F-35 AS Meski Operasikan S-400 Rusia
Erdogan Disebut Minta...
Erdogan Disebut Minta Putin Ambil Kembali Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Berita Terkini
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
43 menit yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
1 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
2 jam yang lalu
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
3 jam yang lalu
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
4 jam yang lalu
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
5 jam yang lalu
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved