Namai Anjingnya dengan Nama Pejabat, Pria China Dipenjara

Kamis, 16 Mei 2019 - 00:05 WIB
Namai Anjingnya dengan...
Namai Anjingnya dengan Nama Pejabat, Pria China Dipenjara
A A A
BEIJING - Seorang pria peternak anjing di China timur ditahan oleh polisi. Musababnya, dia memberi nama dua anjingnya dengan nama pejabat pemerintah.

Pria berusia 30-an tahun yang diidentifikasi dengan nama pendek Ban dipanggil oleh polisi pada hari Senin setelah mem-posting informasi tentang anjing-anjingnya. Menurut Dewan Kota Xiangyang, posting-nya pada aplikasi pesan WeChat itu tentang kedua anjingnya yang diberi nama "Chengguan" dan "Xieguan".

Pemberian nama-nama itu memicu kontroversi karena "Chengguan" adalah pejabat yang dipekerjakan di daerah perkotaan untuk menangani kejahatan tingkat rendah. Sedangkan "Xieguan" adalah pegawai pemerintah untuk komunitas informal seperti asisten lalu lintas.

Polisi Zhangzhou mengatakan di situs media sosial China, Weibo, bahwa informasi yang di-posting Ban merupakan tindakan "menghina personel penegak hukum". Tindakannya itu memicu penyelidikan.

Pihak kepolisian menambahkan bahwa sesuai dengan ketentuan yang relevan dari Undang-Undang Republik Rakyat China tentang Hukuman Administrasi Keamanan Publik, pria itu harus menghabiskan 10 hari di pusat penahanan administratif.

Seorang perwira polisi mengatakan kepada surat kabar Beijing News bahwa Ban semakin menjadi provokatif dengan akun WeChat-nya. Tindakannya dianggap telah menyebabkan keresahan besar pada negara dan manajemen kota, yakni dalam hal perasaan.

Ban, yang media setempat melaporkan penyesalan atas tindakannya, mengatakan dia memberi nama anjing-anjing itu untuk "senang-senang".

"Saya tidak tahu hukum, saya tidak tahu itu ilegal," katanya kepada Fuyang News, yang dikutip Fox News, Kamis (16/5/2019).

China dalam beberapa tahun terakhir telah berpatroli dan menindak pengguna media sosial ketika negara itu bersiap untuk meluncurkan sistem kredit sosial pada tahun 2020, yang akan memantau perilaku 1,4 miliar warga China. Lebih dari 1 miliar warga di negara itu menggunakan WeChat.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
21 menit yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
1 jam yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
1 jam yang lalu
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
2 jam yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
3 jam yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved