Milisi Nigeria Bebaskan Hampir 900 Tentara Anak

Sabtu, 11 Mei 2019 - 02:38 WIB
Milisi Nigeria Bebaskan...
Milisi Nigeria Bebaskan Hampir 900 Tentara Anak
A A A
ABUJA - Sebuah milisi regional yang bersekutu dengan pasukan pemerintah Nigeria membebaskan hampir 900 anak-anak yang telah digunakan dalam perang melawan gerilyawan Boko Haram. Hal itu dikatakan oleh badan anak-anak PBB, UNICEF.

Pernyataan UNICEF menyatakan langkah itu menjadikan total anak yang dibebaskan dari tentara anak menjadi lebih dari 1.700. Kelompok-kelompok bersenjata non-negara yang terlibat dalam konflik selama satu dekade dengan Boko Haram merekrut lebih dari 3.500 anak-anak antara 2013 dan 2017 di timur laut Nigeria.

"(Ini) adalah langkah ke arah yang benar untuk perlindungan hak-hak anak dan harus diakui dan didorong," kata kepala UNICEF Nigeria Mohamed Fall dalam pernyataan itu, merujuk pada pembebasan oleh kelompok milisi yang bekerja sama erat dengan militer untuk melawan Boko Haram.

“Anak-anak di timur laut Nigeria menanggung beban konflik ini. Mereka telah digunakan oleh kelompok-kelompok bersenjata dalam peran-peran kombatan dan non-kombatan serta menyaksikan kematian, pembunuhan, dan kekerasan," imbuhnya seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (11/5/2019).

Kelompok milisi telah berkomitmen pada September 2017 untuk mengakhiri penggunaan anak-anak mereka dalam konflik. Oktober lalu, 833 anak dibebaskan oleh kelompok milisi.

Tidak jelas berapa banyak anak yang secara total telah ditarik ke dalam kelompok bersenjata Nigeria, termasuk Boko Haram, atau bagaimana mereka direkrut. Video yang dilihat oleh Reuters menunjukkan tentara anak yang diselamatkan dari Boko Haram menunjukkan kepada pasukan Nigeria bagaimana mereka dilatih untuk berperang dan menembakkan senapan.

Perang Nigeria melawan dua kelompok jihadis, Boko Haram dan Negara Islam Afrika Barat, telah menewaskan lebih dari 30.000 orang dan mengusir jutaan lainnya. Namun hanya menunjukkan sedikit tanda-tanda pemberontakan itu akan berakhir.

Penduduk timur laut Nigeria membentuk milisi, yang disebut Satgas Bersama Sipil, untuk membantu menghadapi Boko Haram, yang muncul dari komunitas yang sama. Sebagian memuji milisi dengan membuat langkah awal melawan Boko Haram di daerah perkotaan, menggunakan pengetahuan lokalnya untuk mengidentifikasi orang-orang yang berafiliasi dengan militan, meskipun juga menarik dugaan bahwa mereka terkadang menggunakan kekuatannya untuk menyelesaikan sejumlah pertikaian dalam permusuhan lokal.

Pekerjaan UNICEF di timur laut Nigeria pada waktu itu membuat marah pihak berwenang. Pada bulan Desember, militer menghentikan sementara pekerjaan badan tersebut di tengah tuduhan bahwa staf UNICEF memata-matai atas nama militan di wilayah bergolak tersebut.

Bagian timur laut Nigeria, negara terpadat di Afrika dan penghasil energi terbesar, penuh dengan pelecehan di kedua sisi konflik - dari perekrutan anak-anak hingga pembunuhan dan perkosaan di luar proses hukum, menurut kelompok hak asasi manusia.
(ian)
Berita Terkait
Jenderal Nigeria Sebut...
Jenderal Nigeria Sebut Video Aksi Protes Berdarah di Lagos Hoaks
Siapa Gwaska Dankarami?...
Siapa Gwaska Dankarami? Gembong Bandit yang Kejam dan Selalu Bersembunyi di Hutan dan Ditakuti Tentara dan Warga Nigeria
Nigeria Berusaha Pulih...
Nigeria Berusaha Pulih dari Banjir Terburuk dalam Satu Dekade
59 Orang Tewas dalam...
59 Orang Tewas dalam Serangan Simpatisan ISIS di Pelosok Nigeria
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara...
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara Nigeria Bunuh 18 Warga
Brutal! Gerombolan Bandit...
Brutal! Gerombolan Bandit Bakar Bus, 30 Penumpang Tewas Terpanggang
Berita Terkini
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
29 menit yang lalu
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
1 jam yang lalu
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
1 jam yang lalu
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
2 jam yang lalu
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
3 jam yang lalu
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved