Iran Dilaporkan Akan Pindahkan Rudal Balistiknya dengan Kapal

Kamis, 09 Mei 2019 - 04:21 WIB
Iran Dilaporkan Akan...
Iran Dilaporkan Akan Pindahkan Rudal Balistiknya dengan Kapal
A A A
WASHINGTON - Laporan intelijen menunjukkan Iran kemungkinan akan memindahkan rudal balistik jarak pendek di atas kapal di Teluk Persia. Inilah salah satu alasan penting Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk memindahkan kelompok tempur kapal induknya dan pembom B-53 ke wilayah tersebut. Hal itu diungkapkan sejumlah pejabat AS yang langsung mengetahui tentang situasi di Teluk Persia.

Kekhawatiran atas pergerakan rudal adalah salah satu dari beberapa untaian laporan intelijen dari berbagai sumber yang membuat AS percaya bahwa Iran memiliki kemampuan dan niat untuk melancarkan serangan terhadap sasaran AS.

Pada hari Selasa juru bicara Komando Sentral AS Kapten Bill Urban mengatakan mereka telah melihat indikasi bahwa pasukan proksi Teheran dan Iran sedang membuat persiapan untuk kemungkinan menyerang pasukan AS di wilayah tersebut.

Tidak jelas apakah Iran dapat meluncurkan rudal dari kapal atau jika mereka mengangkutnya untuk digunakan oleh pasukan Iran di darat.

"Pentagon sedang mempertimbangkan untuk mengirim senjata tambahan ke wilayah itu termasuk sistem pertahanan anti-rudal," kata para pejabat seperti dikutip dari CNN, Kamis (9/5/2019).

AS dapat mengirim peluncur rudal Patriot kembali ke wilayah itu setelah sempat di bawa pulang beberapa bulan lalu. Tidak ada keputusan akhir tentang penempatan tambahan yang telah dibuat tetapi para pejabat menjelaskan jika Iran menarik kembali, peluncur mungkin tidak diperlukan.

Pentagon saat ini percaya tindakan Iran bisa menempatkan AS dan pasukan koalisi di Arab Saudi, Bahrain dan Qatar dalam bahaya. Para pejabat militer dan intelijen AS memantau pergerakan rudal Iran sepanjang waktu tetapi belum melihat kemunduran.

Ancaman maritim baru juga menyebabkan kekhawatiran bahwa pasukan yang didukung Iran di Yaman juga bisa bergerak untuk mengancam transit di Laut Merah. AS tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa Iran akan menyerang lokasi pasukan AS di Irak dan Suriah, meskipun Iran telah menjadi ancaman berkelanjutan di sana untuk beberapa waktu.

Strategi AS adalah membuat pengumuman publik tentang kapal induk dan pembom dengan harapan menghalangi Iran dari tindakan apa pun.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Kedubes Amerika Serikat...
Kedubes Amerika Serikat di Tel Aviv Dibombardir Rudal Iran
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
2 jam yang lalu
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
4 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
4 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
5 jam yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
6 jam yang lalu
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved