Raja Thailand Rama X Bersiap untuk Prosesi Akbar Pertama Sejak Penobatan
Minggu, 05 Mei 2019 - 12:31 WIB
Raja Thailand Rama X Bersiap untuk Prosesi Akbar Pertama Sejak Penobatan
A
A
A
BANGKOK - Raja Thailand Maha Vajiralongkorn akan dibawa dengan tandu emas melalui jantung bersejarah kota Bangkok pada Minggu (5/5/2019), hari kedua ritual penobatan yang akan membawa masyarakat dekat dengan raja mereka.
Penobatan Raja Thailand yang dimulai pada Sabtu kemarin adalah yang pertama dalam 69 tahun. Ini adalah upacara sekali seumur hidup di mana Vajiralongkorn dibasuh dengan air suci dan dipasangkan Mahkota Kemenangan berlapis emas berjenjang di atas kepalanya.
Minggu pagi, raja memberikan gelar kerajaan pada anggota keluarga yang naik takhta saat dia duduk di sebelah ratunya yang baru, Ratu Suthida seperti dikutip dari AFP.
Monarki Thailand dibungkus ritual, protokol, dan hierarki yang semuanya berputar di sekitar raja, yang dipandang sebagai setengah dewa.
Pada sore hari, Vajiralongkorn akan muncul dari istana ketika tentara mengenakan topi merah berbentuk kerucut yang membawa payung berjenjang dan standar kerajaan mengapit prosesi selama berjam-jam.
Jalan-jalan di kawasan Bangkok telah ditutup untuk prosesi tujuh kilometer, ketika raja akan melewati kerumunan orang berpakaian kuning - warna kerajaan.
Vajiralongkorn naik tahta pada tahun 2016 setelah kematian ayahnya tercinta Bhumibol Adulyadej.
Bagi banyak orang Thailand, prosesi ini adalah kesempatan untuk melihat raja di negara di mana monarki yang kaya menjadi fokus penghormatan dan pemujaan.
Kritik terhadap keluarga kerajaan di Thailand dijaga oleh aturan lese majeste yang keras yang mengancam pelanggarnya hingga 15 tahun penjara. Semua media harus disensor dan platform media sosial di negara itu dilemahkan selama penobatan.
Upacara penobatan ini sendiri sangat dengan tradisi dinasti Chakri, yang telah memerintah sejak 1782.
Meski begitu, upacara penobatan kali ini mengandung beberapa kejutan, seperti penobatan Ratu Suthida, yang pernikahannya dengan Raja Vajiralongkorn dilakukan secara tidak terduga dan diumumkan hanya beberapa hari sebelumnya.
Raja dan ratu menginap di kediaman kerajaan, di mana seekor kucing dan ayam siam diletakkan di atas bantal sebagai bagian dari ritual baru.
Mereka pindah ke aula tahta pada hari Minggu pagi di mana raja berseragam putih menganugerahkan gelar kerajaan, termasuk kepada Pangeran Dipangkorn Rasmijoti yang berusia 14 tahun, yang berlutut di depan ayahnya ketika dia dibasuhi dengan air.
Remaja itu adalah putra raja dari pernikahan ketiganya. Raja Vajiralongkorn sendiri memiliki enam anak lain, termasuk empat putra dari dua istri sebelumnya.
Ratu Suthida, istri keempat Vajiralongkorn, duduk di sisinya selama upacara ketika para pejabat berseragam yang membantu upacara bergerak dengan berlutut.
Meskipun hadir pada hari pertama, kakak perempuan raja, Putri Ubolratana, tidak ikut serta.
Raja menggagalkan ambisi politik Ubolratana dalam sebuah perintah kerajaan pada bulan Februari. Perintah itu menghancurkan usahanya untuk mencalonkan diri sebagai perdana menteri dengan sebuah partai yang menentang junta Thailand, yang merebut kekuasaan dalam kudeta tahun 2014.
Hasil pemilu pada Maret lalu yang disengketakan diharapkan akan diumumkan pada minggu ini.
Penobatan Raja Thailand yang dimulai pada Sabtu kemarin adalah yang pertama dalam 69 tahun. Ini adalah upacara sekali seumur hidup di mana Vajiralongkorn dibasuh dengan air suci dan dipasangkan Mahkota Kemenangan berlapis emas berjenjang di atas kepalanya.
Minggu pagi, raja memberikan gelar kerajaan pada anggota keluarga yang naik takhta saat dia duduk di sebelah ratunya yang baru, Ratu Suthida seperti dikutip dari AFP.
Monarki Thailand dibungkus ritual, protokol, dan hierarki yang semuanya berputar di sekitar raja, yang dipandang sebagai setengah dewa.
Pada sore hari, Vajiralongkorn akan muncul dari istana ketika tentara mengenakan topi merah berbentuk kerucut yang membawa payung berjenjang dan standar kerajaan mengapit prosesi selama berjam-jam.
Jalan-jalan di kawasan Bangkok telah ditutup untuk prosesi tujuh kilometer, ketika raja akan melewati kerumunan orang berpakaian kuning - warna kerajaan.
Vajiralongkorn naik tahta pada tahun 2016 setelah kematian ayahnya tercinta Bhumibol Adulyadej.
Bagi banyak orang Thailand, prosesi ini adalah kesempatan untuk melihat raja di negara di mana monarki yang kaya menjadi fokus penghormatan dan pemujaan.
Kritik terhadap keluarga kerajaan di Thailand dijaga oleh aturan lese majeste yang keras yang mengancam pelanggarnya hingga 15 tahun penjara. Semua media harus disensor dan platform media sosial di negara itu dilemahkan selama penobatan.
Upacara penobatan ini sendiri sangat dengan tradisi dinasti Chakri, yang telah memerintah sejak 1782.
Meski begitu, upacara penobatan kali ini mengandung beberapa kejutan, seperti penobatan Ratu Suthida, yang pernikahannya dengan Raja Vajiralongkorn dilakukan secara tidak terduga dan diumumkan hanya beberapa hari sebelumnya.
Raja dan ratu menginap di kediaman kerajaan, di mana seekor kucing dan ayam siam diletakkan di atas bantal sebagai bagian dari ritual baru.
Mereka pindah ke aula tahta pada hari Minggu pagi di mana raja berseragam putih menganugerahkan gelar kerajaan, termasuk kepada Pangeran Dipangkorn Rasmijoti yang berusia 14 tahun, yang berlutut di depan ayahnya ketika dia dibasuhi dengan air.
Remaja itu adalah putra raja dari pernikahan ketiganya. Raja Vajiralongkorn sendiri memiliki enam anak lain, termasuk empat putra dari dua istri sebelumnya.
Ratu Suthida, istri keempat Vajiralongkorn, duduk di sisinya selama upacara ketika para pejabat berseragam yang membantu upacara bergerak dengan berlutut.
Meskipun hadir pada hari pertama, kakak perempuan raja, Putri Ubolratana, tidak ikut serta.
Raja menggagalkan ambisi politik Ubolratana dalam sebuah perintah kerajaan pada bulan Februari. Perintah itu menghancurkan usahanya untuk mencalonkan diri sebagai perdana menteri dengan sebuah partai yang menentang junta Thailand, yang merebut kekuasaan dalam kudeta tahun 2014.
Hasil pemilu pada Maret lalu yang disengketakan diharapkan akan diumumkan pada minggu ini.
(ian)