AS dan Militer Venezuela Dilaporkan Bikin Kesepakatan Tangkap Maduro

Sabtu, 04 Mei 2019 - 00:25 WIB
AS dan Militer Venezuela...
AS dan Militer Venezuela Dilaporkan Bikin Kesepakatan Tangkap Maduro
A A A
CARACAS - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah membuat kesepakatan rahasia dengan militer Venezuela. Kesepakatan yang dimaksud adalah menangkap Presiden Nicolas Maduro selama percobaan kudeta minggu ini.

Laporan itu muncul di surat kabar Spanyol, ABC, dengan mengutip sumber di Dewan Keamanan Nasional (NSC) AS.

Menurut laporan tersebut Washington mencapai kesepakatan rahasia dengan Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino Lopez melalui pembicaraan telepon yang dilakukan selama beberapa bulan terakhir.

Padrino, bersama para menteri dan para jenderal, disebut telah menerima perjanjian yang dirancang oleh Juan Guaido, pemimpin oposisi yang telah mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara Venezuela. Peta jalan (roadmap) itu mencakup seruan untuk pemilu baru dalam sebulan—salah satu janji utama Guaido—dan pengakuan anggota parlemen oposisi sebagai kepala negara sementara yang sah.

Ketua Mahkamah Agung Maikel Moreno—sekutu Maduro—juga dilaporkan berencana untuk mendeklarasikan Majelis Konstituante berstatus tidak sah. Majelis Konstituante adalah badan legislatif paralel yang setia kepada Maduro yang muncul dari keputusan presiden pada tahun 2017, namun ditentang Majelis Nasional atau Parlemen yang dikendalikan oposisi.

Langkah itu, lanjut laporan ABC yang dikutip Sputnik, Jumat (3/5/2019), akan memungkinkan militer untuk memberi tahu Maduro bahwa dia harus meninggalkan Venezuela menuju Kuba atau akan ditahan atas perintah pengadilan.

Perjanjian-perjanjian itu seharusnya ditandatangani di pangkalan militer La Carlota di Caracas, tempat Guaido berpidato pada hari Selasa lalu yang mendesak angkatan bersenjata dan warga sipil untuk bergabung untuk menggulingkan Maduro.

Namun, upaya kudeta itu tidak mendapatkan daya tarik yang cukup untuk menggulingkan sang presiden sosialis. Sebaliknya, kepemimpinan militer justru menyuarakan dukungannya kepada pemerintah.

Menurut ABC, pejabat Gedung Putih tidak mengetahui apa yang terjadi pada hari Selasa lalu. Beberapa sumber AS percaya bahwa kudeta itu digelincirkan oleh Padrino, namun berubah pikiran pada menit terakhir.

Secara kebetulan, utusan khusus AS untuk Republik Bolivarian (Venezuela), Elliott Abrams, mengatakan pada hari Rabu bahwa para pejabat tinggi Venezuela yang sebelumnya telah menegosiasikan penggulingan Maduro telah mematikan ponsel mereka.

Maduro pada hari Kamis bertemu dengan para pejabat tinggi militer, meminta mereka untuk mengusir "komplotan kudeta". "Tidak ada yang bisa takut, ini adalah waktu untuk membela hak kami untuk perdamaian," katanya pada upacara yang dihadiri oleh 4.500 personel militer.

Jenderal Padrino, yang juga hadir dalam upacara, mengatakan; "Kami datang untuk meratifikasi kesetiaan kami...kepada komandan tertinggi angkatan bersenjata, yang merupakan satu-satunya presiden kami, Presiden Nicolas Maduro."
(mas)
Berita Terkait
Trump Sangkal Rencana...
Trump Sangkal Rencana Aksi Militer AS di Tanah Venezuela
Terungkap, Militer AS...
Terungkap, Militer AS Sudah Latihan Serangan Udara di Venezuela
Maduro Ungkap Alasan...
Maduro Ungkap Alasan Militer AS Kepung Venezuela: Mereka Butuh Minyak dan Gas
Trump Bantah Suruh Rambo...
Trump Bantah Suruh 'Rambo' AS Culik Maduro: 'Itu Akan Jadi Invasi'
Trump dan Venezuela:...
Trump dan Venezuela: Cermin Ketidakadilan Global
Serangan AS ke Venezuela...
Serangan AS ke Venezuela setelah Berbulan-bulan Pengerahan Kekuatan Militer di Laut Karibia
Berita Terkini
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
40 menit yang lalu
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
1 jam yang lalu
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
2 jam yang lalu
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
4 jam yang lalu
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
5 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved