Soal Venezuela, Rusia dan AS Tidak Bisa Bersatu

Jum'at, 03 Mei 2019 - 11:41 WIB
Soal Venezuela, Rusia...
Soal Venezuela, Rusia dan AS Tidak Bisa Bersatu
A A A
TASHKENT - Rusia dan Amerika Serikat (AS) memiliki posisi yang tidak kompatibel dalam urusan Venezuela, namun Moskow siap untuk berbicara dengan Washington. Hal itu ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

"Meskipun Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan saya sepakat untuk melanjutkan kontak, saya tidak melihat bagaimana mungkin untuk menggabungkan posisi kami," kata Lavrov kepada wartawan di ibukota Uzbekistan, Tashkent.

Dikatakan oleh Lavrov, di satu sisi, pendekatan yang dilakukan oleh Rusia didasarkan pada Piagam PBB dan prinsip-prinsip serta norma-norma hukum internasional.

"Amerika Serikat, di sisi lain, menunjuk penjabat presiden negara lain, mengharuskan pihak berwenang yang sah untuk menyerah, dan mengancam akan menggunakan kekuatan bersama dengan sanksi 'mencekik' untuk mengubah pemerintah," urai Lavrov seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (3/5/2019).

Menanggapi campur tangan AS dalam urusan internal Venezuela, diplomat top Rusia itu mengatakan pihaknya akan memobilisasi sekelompok negara yang menghormati Piagam PBB untuk menangkal rencana AS.

"Kelompok seperti itu dibentuk di PBB. Saya berharap akan mendapat dukungan serius dalam organisasi," harapnya.

Dalam percakapan telepon dengan Pompeo pada hari Rabu, Lavrov mencatat situasi terakhir di Venezuela di mana oposisi berusaha merebut kekuasaan dengan dukungan nyata dari Amerika Serikat.

Rusia menekankan bahwa campur tangan Washington dalam urusan internal negara berdaulat dan ancaman terhadap kepemimpinannya merupakan pelanggaran berat hukum internasional.

Baca juga: Rusia Peringatkan AS: Intervensi di Venezuela Punya Konsekuensi Serius

Pompeo, bagaimanapun, mengkritik bahwa peran Rusia di Venezuela adalah "destabilisasi" bagi negara dan mendesak Moskow untuk menghentikan dukungan untuk Presiden Nicolas Maduro.

Menurut laporan media, Lavrov dan Pompeo diperkirakan akan mengadakan pembicaraan tentang Venezuela di antara isu-isu lain di Finlandia pada hari Senin di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri Dewan Arktik.
(ian)
Berita Terkait
Maduro: Upaya Kudeta...
Maduro: Upaya Kudeta Dibahas Guaido di Gedung Putih pada Februari
Rusia Siap Bantu Venezuela...
Rusia Siap Bantu Venezuela Selidiki Invasi Tentara Bayaran AS
Operasi AS: Demi Berantas...
Operasi AS: Demi Berantas Narkoba atau Incar Minyak Venezuela?
Rusia Tuding AS Rencanakan...
Rusia Tuding AS Rencanakan Kudeta di Venezuela, Akankah Berhasil?
John Bolton Mengaku...
John Bolton Mengaku Ikut Rancang Kudeta terhadap Para Pemimpin Asing
3 Negara Ini Siap Bantu...
3 Negara Ini Siap Bantu Venezuela jika Diserang AS
Berita Terkini
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
12 menit yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
2 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
3 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
3 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
4 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved