Korut Sebut Pompeo Bodoh dan Berbahaya

Rabu, 01 Mei 2019 - 11:29 WIB
Korut Sebut Pompeo Bodoh...
Korut Sebut Pompeo Bodoh dan Berbahaya
A A A
SEOUL - Seorang pejabat senior Korea Utara (Korut) menuding Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo memiliki ide-ide bodoh dan berbahaya. Ia pun memperingatkan Washington tentang hasil yang tidak diinginkan jika tidak menyesuaikan sikapnya terhadap sanksi ekonomi.

Pyongyang dan Washington telah berselisih sejak gagalnya pertemuan puncak antara Pemimpin Korut Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump pada Februari lalu mencapai kesepakatan mengenai denuklirisasi.

Sejak itu ketegangan meningkat, dan komentar ini menandai kedua kalinya Pyongyang mengkritik diplomat top AS bulan ini. Negara tertutup itu sebelumnya menuntut Pompeo dicopot dari negosiasi di masa depan, menyatakannya sebagai sosok yang "ceroboh".

Baca juga: Korut Ogah Negosiasi Soal Nuklir dengan Pompeo

Dalam sebuah wawancara dengan CBS pekan lalu, Pompeo mengatakan AS bisa "mengubah jalur" jika Jong-un tidak membawa percakapan nyata tentang meninggalkan persenjataan nuklir Korut ke meja negosiasi.

Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Luar Negeri Korut Choe Son-hui mengatakan komentar Pompeo adalah ide bodoh dan berbahaya yang menyiratkan penggulingan sistem dengan sarana militer.

"Resolusi kami tentang denuklirisasi tetap utuh dan kami akan melakukannya ketika waktunya tepat," ujarnya seperti dikutip AFP dari kantor berita resmi Korut, KCNA, Rabu (1/5/2019).

"Tapi itu hanya akan mungkin ketika AS merevisi dan membentuk kembali perhitungannya saat ini," imbuhnya.

"Dan jika AS tidak mengubah pendiriannya pada akhir tahun ini, (negara) itu akan menghadapi (suatu) hasil yang tidak diinginkan," katanya, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Washington menyalahkan gagalnya KTT Hanoi pada Februari lalu pada tuntutan Korut untuk bantuan pembebasan sanksi sebagai imbalan atas pelucutan senjata nuklir terbatas. Tetapi Pyongyang membantahnya, dengan mengatakan pihaknya menginginkan hanya beberapa yang dihapuskan.

Pekan lalu, Korut juga mengecam John Bolton, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, dengan mengatakan ia kurang memahami tentang niat Kim Jong-un dan Trump dalam peningkatan retorika terhadap pejabat AS.

Baca juga: Diminta Tunjukkan Bukti Denuklirisasi, Korut Cela Penasihat Trump

Dalam pidatonya di parlemen awal bulan ini, Jong-un mengatakan dia akan menunggu sampai akhir tahun ini untuk AS membuat keputusan berani guna mengubah pendekatannya dan memperlancar jalan menuju pertemuan lain.

Baca juga: Kim Jong-un Beri AS Waktu Hingga Akhir Tahun untuk Ubah Sikap

Sementara itu, Kim Jong-un dan Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu pekan lalu di Vladivostok untuk pertemuan puncak pertama mereka - yang ditujukan untuk melawan pengaruh AS - di mana diktator muda Korut itu menuduh Washington bertindak dengan "itikad buruk".
(ian)
Berita Terkait
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
Berita Terkini
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
51 menit yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
1 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
3 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
3 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
4 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
5 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved