Trump Nyatakan AS Keluar dari Perjanjian Senjata PBB

Sabtu, 27 April 2019 - 09:10 WIB
Trump Nyatakan AS Keluar...
Trump Nyatakan AS Keluar dari Perjanjian Senjata PBB
A A A
INDIANAPOLIS - Presiden Donald Trump menyatakan Amerika Serikat keluar dari perjanjian senjata internasional. Perjanjian tersebut ditandatangani pada tahun 2013 lalu oleh Presiden Barack Obama.

Hal itu diungkapkan Trump saat pertemuan tahunan anggota lobi senjata organisasi senapan Amerika (NRA). Pernyataan ini sekaligus tindakan terbaru AS untuk keluar dari perjanjian internasional.

"Kami mengambil kembali tanda tangan kami," kata Trump kepada ribuan hadirin yang bersorak-sorai, banyak yang memakai topi merah berhiaskan slogan presiden "Make America Great Again" seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (27/4/2019).

Di Twitter, Trump menyebut keputusan itu untuk mempertahankan kedaulatan AS. "Kami tidak akan pernah membiarkan birokrat asing menginjak-injak kebebasan Amandemen Kedua Anda," tulis Trump.

Trump mengatakan PBB akan segera menerima pemberitahuan resmi tentang penarikan itu.

Menanggapi hal itu, juru bicara PBB Stephane Dujarric menyebut perjanjian itu pencapaian penting dalam upaya untuk memastikan tanggung jawab dalam transfer senjata internasional. Pejabat PBB itu mengatakan mereka tidak menyadari bahwa Trump telah berencana untuk mencabut tanda tangan AS.

Kebijakan Trump ini mendapat tentangan langsung dari kelompok-kelompok hak asasi manusia internasional.

"Amerika Serikat sekarang akan mengunci senjata dengan Iran, Korea Utara, dan Suriah sebagai pihak yang tidak menandatangani perjanjian bersejarah ini yang tujuan utamanya adalah melindungi orang-orang tak bersalah dari senjata mematikan," kata Presiden Amerika Oxfam Abby Maxman.

Sejauh ini 101 negara telah secara resmi bergabung dalam perjanjian. 29 lainnya, termasuk AS, menandatanganinya, tetapi belum secara resmi bergabung. Perjanjian tersebut mencakup ekspor senjata, mulai dari senjata api kecil hingga tank, tetapi tidak untuk penjualan domestik.

Dengan pengumuman hari Jumat, Trump melanjutkan upayanya untuk membalikkan inisiatif era Obama. Ini adalah langkah terbaru AS keluar dari perjanjian internasional.

Hampir dua tahun lalu, Trump mengumumkan bahwa AS akan menarik diri dari Perjanjian Iklim Paris. Perjanjian ini bertujuan untuk mengurangi emisi karbon global yang dihubungkan para ilmuwan dengan perubahan iklim yang berbahaya. Partai Republik berpendapat ekonomi AS akan menderita jika memenuhi tujuan pengurangan karbon sesuai dengan kesepakatan itu.

Pada bulan Mei 2018, Trump menarik AS dari kesepakatan internasional 2015 yang meringankan sanksi terhadap Iran dengan imbalan pembatasan ketat atas aktivitas nuklirnya. AS sejak itu memberlakukan kembali beberapa sanksi yang telah ditangguhkan berdasarkan kesepakatan.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Donald Trump Perintahkan...
Donald Trump Perintahkan Status Khusus Hong Kong Dihapus
Trump Satu-satunya Presiden...
Trump Satu-satunya Presiden yang Akan Berpidato di Sidang Majelis Umum PBB
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
17 menit yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
1 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
2 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
3 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
4 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved