Menggunakan Kereta Api, Kim Jong-un Bertolak Menuju Rusia

Rabu, 24 April 2019 - 06:48 WIB
Menggunakan Kereta Api,...
Menggunakan Kereta Api, Kim Jong-un Bertolak Menuju Rusia
A A A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, sedang dalam perjalanan ke timur jauh Rusia untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin.

Media pemerintah Korut mengatakan Jong-un bepergian menggunakan kereta pribadinya. Ini akan menjadi pembicaraan pertamanya dengan presiden Rusia seperti dikutip dari BBC, Rabu (24/4/2019).

Kremlin mengatakan mereka akan bertemu di dekat kota pantai Pasifik Vladivostok pada hari Kamis, dan akan berbicara tentang masalah nuklir semenanjung Korea.

Para analis mengatakan Kim Jong-un tengah mencari dukungan setelah pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berujung kegagalan. Trump dan Jong-un bertemu di Hanoi awal tahun ini untuk membahas program senjata nuklir Korut, tetapi pertemuan puncak itu - yang merupakan kedua kalinya - berakhir tanpa kesepakatan.

Pembantu kebijakan luar negeri Putin, Yuri Ushakov, mengatakan situasi di semenanjung Korea telah agak stabil dalam beberapa bulan terakhir.

"Rusia bermaksud membantu dengan cara apa pun untuk memperkuat tren positif itu," katanya kepada wartawan pada Selasa kemarin.

Media pemerintah Korut belum mengkonfirmasi waktu atau lokasi untuk KTT tersebut. Tetapi bendera nasional Rusia dan Korut sudah ada di pulau Russky Vladivostok, tempat pertemuan itu diperkirakan akan berlangsung.

Rusia sebelumnya telah terlibat dalam pembicaraan untuk mengakhiri program nuklir Korut. Mantan pemimpin Korut dan ayah Jong-un, Kim Jong-il, bertemu dengan presiden Rusia Dmitry Medvedev pada tahun 2011.

Sementara itu seorang juru bicara kementerian luar negeri Korea Selatan (Korsel) mengatakan Rusia berbagi pandangan dengan Seoul tentang denuklirisasi dan perdamaian di semenanjung Korea.

Awal bulan ini Korut menuntut Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dikeluarkan dari perundingan nuklir, menuduhnya berbicara omong kosong dan meminta seseorang yang lebih hati-hati untuk menggantikannya.

Baca juga: Korut Ogah Negosiasi Soal Nuklir dengan Pompeo

Negara itu menyalahkan Pompeo atas runtuhnya KTT Hanoi pada Februari lalu.

Aktivitas nuklir tampaknya akan berlanjut di Korut, dan negara itu mengatakan telah menguji peluru kendali taktis baru - yang dianggap sebagai rudal jarak pendek - sebelumnya pada bulan April.

Baca juga: Kim Jong-un Pimpin Uji Tembak Senjata Kendali Taktis Korut
(ian)
Berita Terkait
Kim Jong Un Pulang ke...
Kim Jong Un Pulang ke Korea Utara Pakai Kereta Usai Bertemu Putin
Tiba di Rusia, Kim Jong...
Tiba di Rusia, Kim Jong Un Disambut Barisan Kehormatan Militer
7 Fakta Kedekatan Vladimir...
7 Fakta Kedekatan Vladimir Putin dan Kim Jong Un
Kim Jong Un Dikabarkan...
Kim Jong Un Dikabarkan Jumpa Putin di Vladivostok, Ini Situasi Terkini
Tiba di Pyongyang, Putin...
Tiba di Pyongyang, Putin Disambut Hangat Kim Jong Un dan Warga Korea Utara
Kim Jong-un Undang Putin...
Kim Jong-un Undang Putin ke Korea Utara
Berita Terkini
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
17 menit yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
1 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
2 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
3 jam yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
4 jam yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
5 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved