Meski Musuhan, Saudi Kirim Bantuan pada Iran yang Kebanjiran

Jum'at, 19 April 2019 - 03:34 WIB
Meski Musuhan, Saudi...
Meski Musuhan, Saudi Kirim Bantuan pada Iran yang Kebanjiran
A A A
RIYADH - Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) mengirim 95 ton bantuan makanan dan bahan untuk tempat penampungan kepada Iran yang sedang dilanda banjir. Bantuan disalurkan meski Teheran dan Riyadh sedang bermusuhan.

Bantuan dikirim oleh Otoritas Bulan Sabit Merah Arab Saudi. Mengutip Saudi Press Agency (SPA), bantuan dikirim setelah mendapat otorisasi dari Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Kantor berita UEA, WAM, yang dikutip Jumat (19/4/2019), Bulan Sabit Emirat juga terlibat dalam operasi bantuan.

Pemerintah Iran belum mengomentari paket bantuan kedua negara itu.

Curah hujan yang tinggi telah memicu banjir besar di wilayah Republik Islam Iran sejak 19 Maret lalu. Sejauh ini korban meninggal sudah mencapai 76 orang.

Selain puluhan orang meninggal, banjir juga menyebabkan kerusakan yang kerugiannya ditaksir mencapai USD2,5 miliar.

Teheran sebelumnya mengeluh bahwa sanksi Amerika Serikat telah menghalangi upaya bantuan terhadap korban banjur. Sanksi diberlakukan kembali oleh AS sejak tahun lalu setelah Presiden Donald Trump menarik Amerika keluar dari perjanjian nuklir antara Iran dan enam negara kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China) pada 2015.

Presiden Iran Hassan Rouhani pada hari Rabu mengecam sanksi AS yang membuat pemerintahnya tidak memungkinkan menerima sumbangan keuangan dari luar negeri untuk korban banjir.

"Kepala rezim Amerika telah mengungkapkan sifat jahat dan tidak manusiawi mereka yang sebenarnya," kata Rouhani pada pertemuan kabinet yang disiarkan langsung di stasiun televisi pemerintah.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menuduh AS melakukan "terorisme ekonomi" dengan menjatuhkan sanksi pada Teheran.

Selain Saudi dan UEA, Iran telah menerima bantuan dari beberapa negara-negara seperti Pakistan, Kuwait, Jerman, Prancis dan Jepang.

Seperti diketahui Iran dan Saudi bermusuhan setelah Riyadh memutuskan hubungan diplomatik dengan Teheran pada tahun 2016 sebagai protes atas pembakaran misi diplomatiknya oleh para demonstran Iran. Amuk massa itu terjadi setelah otoritas Saudi mengeksekusi ulama terkemuka Syiah, Nimr al-Nimr.

Selain itu, Teheran dan Riyadh juga berseberangan dalam kebijakan luar negeri terkait konflik Suriah dan Yaman. Dalam konflik Suriah, Saudi mendukung oposisi atau pemberontak dan Iran mendukung rezim Presiden Bashar al-Assad. Sedangkan pada konflik Yaman, Saudi mendukung pemerintah Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi dan Iran dianggap mendukung pemberontak Houthi.
(mas)
Berita Terkait
Arab Saudi Ditekan untuk...
Arab Saudi Ditekan untuk Bebaskan Pangeran Filantropis
7 Fakta Hubungan Putra...
7 Fakta Hubungan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dan Penguasa UEA
MBS Vs Sheikh Mohamed,...
MBS Vs Sheikh Mohamed, Persaingan Tersembunyi yang Memanas di Timur Tengah
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Ancam Blokade UEA, Lebih Buruk dari Qatar
Raja Salman dan MBS...
Raja Salman dan MBS Terima Surat dari Presiden Iran, Apa Isinya?
Senator AS: Mohammed...
Senator AS: Mohammed bin Salman Harus Hentikan Perseteruan Arab Saudi dengan UEA
Berita Terkini
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
30 menit yang lalu
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
2 jam yang lalu
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
2 jam yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
3 jam yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
3 jam yang lalu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved