WNI di Negeri Kim Jong-un Salurkan Hak Pilih

Senin, 15 April 2019 - 16:16 WIB
WNI di Negeri Kim Jong-un...
WNI di Negeri Kim Jong-un Salurkan Hak Pilih
A A A
PYONGYANG - Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Pyongyang, Korea Utara (Korut), kemarin menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu) di tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN)-001 di Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) Pyongyang. Pemungutan suara dilakukan sejak pukul 08.00 hingga 18.00 waktu setempat.

Menurut keterangan KBRI Pyongyang yang diterima Sindonews pada Senin (15/4), sebanyak 24 warga negara Indonesia (WNI) di Korut berpartisipasi dan menggunakan hak pilihnya, dengan rincian sebanyak 16 daftar pemilih tetap (DPT), enam daftar pemilih tambahan (DPTb), dan dua daftar pemilih khusus (DPK), termasuk seorang turis asal Indonesia yang sedang berkunjung.

”Dengan jumlah tersebut, tingkat partisipasi WNI di Korut pada pemilu 2019 mencapai 100 persen, bahkan lebih karena ada satu orang tambahan. Proses pemungutan suara berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Walau pemungutan suara telah selesai, namun penghitungan suara di Pyongyang baru akan dilaksanakan pada Rabu 17 April 2019," ucap ketua PPLN Pyongyang, Cecep Junaria.

Sebelumnya secara terpisah, Duta Besar Indonesia untuk Korut, Berlian Napitupulu telah mengimbau dan mengingatkan agar seluruh warga negara Indonesia di Pyongyang Korea Utara untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu serentak tahun 2019 ini dengan sebaik-baiknya.

"Proses demokrasi Indonesia saat ini memasuki tahap yang sangat penting yaitu consolidated democracy. Ibaratnya sebuah pesawat, maka pesawat Republik Indonesia saat ini sedang lepas landas. Semua warga negara harus ikut di dalam pesawat. Semua WNI yang berhak harus berpartisipasi dan menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai golput. Jangan sampai no vote. Jangan sampai tidak casting ballot," ucap Berlian.

Lebih lanjut Berlian mengaskan bahwa ini merupakan kesempatan langka yang hanya satu kali dalam lima tahun. Pemilu ini, lanjut Berlian kesempatan sangat penting untuk menentukan pemimpin bangsa dan negara di masa depan, setidak-tidaknya lima tahun ke depan.

"Makanya jangan sampai tidak menggunakan haknya alias golput. Dan tolong agar semua pihak melaksanakan tugasnya masing-masing dengan baik dan secara bertanggungjawab,” pungkasnya.
(esn)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
10 menit yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
1 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
4 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved