Pertama dalam Sejarah, AS Nyatakan IRGC Iran Teroris

Selasa, 09 April 2019 - 07:12 WIB
Pertama dalam Sejarah,...
Pertama dalam Sejarah, AS Nyatakan IRGC Iran Teroris
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara resmi menyatakan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran sebagai organisasi teroris. Keputusan Washington menetapkan badan militer negara lain sebagai kelompok teroris ini merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah.

Pengumuman disampaikan Presiden Donald John Trump pada hari Senin waktu Washington. Trump mengabaikan ancaman Teheran bahwa langkah semacam itu akan memicu serangan balasan terhadap pasukan Amerika, terutama yang berada di Timur Tengah.

Meski telah diumumkan pada hari Senin, status IRGC sebagai organisasi teroris dalam daftar Organisasi Teroris Asing (FTO) Amerika baru akan berlaku pada 15 April 2019.

"Tindakan ini mengirimkan pesan yang jelas ke Teheran bahwa dukungannya untuk terorisme memiliki konsekuensi serius," kata Trump dalam sebuah pernyataan.

Para pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan komandan senior militer AS yang selama ini berbagi kekhawatiran dengan Trump tentang Iran dan IRGC-nya menentang penetapan yang dilakukan Presiden Trump. Alasannya, langkah itu bisa memicu serangan balasan terhadap pasukan AS di Timur Tengah dan masalah yang dapat ditimbulkan bagi mitra AS yang bermasalah dengan Iran.

Pentagon menolak membahas apa yang dilakukan militer AS untuk melindungi pasukan Amerika dari tindakan balas dendam oleh IRGC atau milisi yang pro-Iran di berbagai tempat seperti di Irak.

Salah seoran pejabat AS mengatakan penunjukan itu tidak berarti militer AS akan mulai memperlakukan IRGC seperti al-Qaeda, Islamic State (ISIS) atau kelompok militan lain yang dapat ditargetkan sesuai keinginan.

"Ini bukan tentang pergi berperang dengan Iran atau membunuh sekelompok orang Iran. Sama sekali tidak," kata salah seorang dari pejabat AS tersebut, seperti dikutip Reuters, Selasa (9/4/2019). Dia menambahkan militer AS belum diberi arahan baru untuk "mengejar" pasukan Iran.

Jason Blazakis, seorang mantan pejabat Departemen Luar Negeri yang mengawasi proses pelabelan organisasi teroris asing, mengatakan dia yakin penunjukan IRGC sebagai organisasi teroris dilakukan semata-mata karena alasan politik simbolis dan domestik yang dapat memiliki konsekuensi mematikan bagi pasukan AS.
(mas)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Elon Musk Bertekad Damaikan...
Elon Musk Bertekad Damaikan Iran dengan Amerika Serikat
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Trump: Terlepas Orang...
Trump: Terlepas Orang Suka atau Tidak, Israel Sekutu Hebat Amerika Serikat
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
33 menit yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
1 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
2 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
3 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved