CEK FAKTA: Kabar Capres Prabowo Kuliah di AS Mulai Umur 12 Tahun

Selasa, 26 Maret 2019 - 17:03 WIB
CEK FAKTA: Kabar Capres...
CEK FAKTA: Kabar Capres Prabowo Kuliah di AS Mulai Umur 12 Tahun
A A A
JAKARTA - Beberapa posting Facebook yang telah dibagikan ratusan kali berisi klaim bahwa kandidat atau calon presiden (capres) Indonesia, Prabowo Subianto, memiliki sejumlah prestasi akademis yang cemerlang di masa mudanya. Salah satun klaim itu disebutkan bahwa dia kuliah di sebuah universitas di Amerika Serikat pada usia 12 tahun.

Posting-posting itu mengusik media asing, AFP, untuk melakukan cek fakta. Hasilnya, seperti yang diterbitkan pada Senin (25/3/2019), semua klaim itu salah. Fakta itu berdasarkan resume resmi Prabowo, yang telah diverifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia.

Pemilihan Umum (pemilu) Indonesia akan diadakan pada 17 April 2019. Prabowo yang berpasangan dengan Sandiaga Uno bersaing dengan capres petahana Joko Widodo yang berpasangan dengan Ma'ruf Amin.

Salah satu posting soal klaim prestasi akademis Prabowo diunggah pada 7 Maret 2019 oleh pengguna akun Facebook Dimas Shandy. Posting sudah dibagikan lebih dari 300 kali sejak itu. Bunyinya;

Mari kita kenali lebih dekat lagi
Tak kenal maka tak sayang, sudah kenal tapi malah kejang berarti Akal sehat nya udah hilang.

Dari kecil aura kepintarannya sudah jelas terlihat. Jenjang SD dilalui hanya dalam waktu 4 tahun, SMP cuma satu tahun dan SMA pun cuma dilalui hanya dalam waktu setahun juga, lalu masuk kuliah dengan bea siswa di negara luar, yaitu AMERIKA disaat usianya masih 12 tahun, siapa dia ?, siapa lagi kalau bukan PRABOWO.
Ini saatnya kita harus memiliki PRESIDEN yang brilian seperti HABIBIE, kini INDONESIA BARU sudah ada didepan mata kita.
PRABOWO, nanti pada tanggal 17 April 2019 jangan lupa pilih PRABOWO-SANDI untuk membawa bangsa ini menuju INDONESIA MENANG.
#2019PrabowoPresidenRI

Posting Facebook lain, misalnya, klik di sini , di sini , dan posting-posting itu sudah dibagikan lebih dari 500 kali sebelum dihapus. Ada juga posting yang menampilkan gambar Prabowo Subianto sebagai anak dengan versi teks yang lebih singkat.
CEK FAKTA: Kabar Capres Prabowo Kuliah di AS Mulai Umur 12 Tahun

Dalam berbagai posting itu, Habibie yang dimaksud adalah Bacharuddin Jusuf Habibie. Dia seorang ilmuwan kedirgantaraan yang secara singkat menjabat sebagai presiden ke-3 Indonesia pada 1998-1999.

Curriculum vitae (CV) Prabowo sendiri mengonfirmasi bahwa posting-posting soal klaim prestasi akademis itu sepenuhnya tidak benar.

Salinan resumenya ditandatangani oleh Prabowo Subianto bertanggal 8 Agustus 2018 (klik di sini ) dan muncul di situs web resmi KPU Indonesia. Situs KPU (klik di sini ) juga menyuguhkan resume dari kandidat presiden lainnya.

Dokumen resmi tersebut menunjukkan bahwa Prabowo Subianto menyelesaikan pendidikan dasar dalam waktu lima tahun, belajar di dua sekolah yang berbeda, yakni satu di Singapura dan yang lainnya di Hong Kong.

Menurut resume resmi, Prabowo menyelesaikan sekolah menengah pertama dalam empat tahun di dua sekolah yang berbeda, satu di Malaysia dan satu lagi di Swiss. Dia menyelesaikan sekolah menengah atas dalam dua tahun di American School (Sekolah Amerika) di London.

Resume itu menunjukkan Prabowo lahir pada tahun 1951 dan belum lulus dari SMP ketika dia berusia 12 tahun.

Masih menurut resume, pada usia 12 tahun dia belajar di Victoria Institute di Kuala Lumpur. Nama lengkapnya tercantum pada daftar alumni di situs web sekolah tersebut (bisa di lihat di sini).

Prabowo juga terdaftar belajar di Victoria Institute setelah pendidikan awalnya di Singapura. Riwayat pendidikan ini pernah diterbitkan Asia One (klik di sini ), media yang berbasis di Singapura, pada 4 April 2014.

Di halaman Instagram resminya (klik di sini ), Prabowo Subianto membagikan foto dirinya saat studi di American International School of Zurich yang diambil dari buku tahunannya pada tahun 1965. Foto itu memperlihatkan dia studi di sekolah itu saat berusia 13 hingga 14 tahun, tergantung pada bulan apa dari foto itu diambil.

Menurut peraturan KPU Nomor 22/2018 tentang Calon Presiden dan Wakil Presiden, KPU Indonesia harus mengambil langkah-langkah untuk memverifikasi keaslian semua dokumen, termasuk CV, para kandidat sebelum menyetujui untuk mengesahkannya sebagai peserta dalam pemilu.
(mas)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Amerika Serikat Dukung...
Amerika Serikat Dukung Indonesia Jadi Anggota FATF
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat Vs Indonesia
BRICS Menambah Indonesia,...
BRICS Menambah Indonesia, Waspadai Ancaman Amerika Serikat
Berita Terkini
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
46 menit yang lalu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
1 jam yang lalu
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
2 jam yang lalu
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
4 jam yang lalu
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
4 jam yang lalu
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
5 jam yang lalu
Infografis
Mantan Capres AS Beri...
Mantan Capres AS Beri Tanda Tangan dan Pesan di Bom Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved