Korut Menarik Diri dari Kantor Penghubung Antar Korea

Sabtu, 23 Maret 2019 - 11:13 WIB
Korut Menarik Diri dari...
Korut Menarik Diri dari Kantor Penghubung Antar Korea
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) menarik diri dari kantor penghubung bersama dengan Korea Selatan (Korsel) di kota perbatasan Kaesong. Demikian yang dikatakan Kementerian Unifikasi Korsel.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian itu mengatakan, Korut telah memberi tahu Korsel pada Jumat pagi tentang keputusannya untuk menarik diri dari kantor penghubung Kaesong sesuai dengan instruksi dari otoritas superior.

Semua pejabat Korut, yang telah tinggal di Kaesong untuk komunikasi sepanjang waktu dengan rekan-rekan Korsel, menarik diri dari kantor seperti disitir dari Xinhua, Sabtu (23/3/2019).

Kantor penghubung antar-Korea dibuka di Kaesong September lalu sesuai dengan persetujuan Presiden Korsel Moon Jae-in dan Pemimpin Korut Kim Jong-un selama pertemuan puncak pertama mereka pada bulan April di desa gencatan senjata Panmunjom.

Korut mengizinkan pejabat Korsel untuk tinggal dan bekerja di kantor penghubung Kaesong. Para pejabat Seoul berencana untuk bekerja di Kaesong selama akhir pekan.

Pihak Kementerian Unifikasi Korsel menyesali keputusan Korut untuk menarik diri. Mereka pun mengungkapkan harapan bahwa pihak Korut akan segera kembali ke kantor dan mengoperasikannya seperti biasa sesuai dengan yang disepakati oleh kedua Korea.

Wakil menteri unifikasi Korsel, Chun Hae-sung mengatakan pada konferensi pers darurat bahwa menjadi sulit untuk membuat diskusi terperinci tentang video reuni keluarga Korea, yang dipisahkan oleh Perang Korea 1950-53.

Seoul telah bersiap untuk berkonsultasi dengan Korut tentang video reuni dan pertukaran pesan video antara keluarga yang terpisah seperti yang disepakati oleh Moon dan Kim selama pertemuan puncak ketiga mereka di Pyongyang September lalu.

Korsel baru-baru ini memenangkan pembebasan sanksi dari Dewan Keamanan PBB untuk mengirim peralatan yang diperlukan ke Korut untuk acara video reuni itu.

Keluarga kedua Korea telah dilarang bertemu dan menghubungi kerabat mereka di sisi berlainan Semenanjung Korea sejak Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata pada tahun 1953.
(ian)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Berita Terkini
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
8 menit yang lalu
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
49 menit yang lalu
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
1 jam yang lalu
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
2 jam yang lalu
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
3 jam yang lalu
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved