AI: Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Warga Sipil

Rabu, 20 Maret 2019 - 12:19 WIB
AI: Serangan Udara AS...
AI: Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Warga Sipil
A A A
WASHINGTON - Ada bukti yang dapat dipercaya bahwa serangan udara militer Amerika Serikat (AS) di Somalia telah menewaskan atau melukai hampir dua lusin warga sipil. Hal itu dikatakan oleh kelompok hak asasi manusia internasional, Amnesty International (AI).

AI menuduh bahwa Pentagon tidak cukup dalam melakukan pemeriksaan terhadap potensi korban.

AI mengatakan telah menganalisis citra satelit dan data lainnya, serta mewawancarai 65 saksi dan penyintas dari lima sernagan udara spesifik dalam laporannya. Laporan tersebut menyimpulkan bahwa ada bukti kredibel bahwa AS bertanggung jawab atas empat serangan udara, dan bahwa masuk akal AS melakukan serangan kelima. Dikatakan 14 warga sipil tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam serangan itu.

"Penelitian Amnesty International menunjukkan kegagalan oleh AS dan pemerintah Somalia untuk menyelidiki secara memadai dugaan korban sipil akibat operasi AS di Somalia," kata laporan itu seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (23/3/2019).

Laporan itu menambahkan bahwa AS tidak memiliki proses yang baik untuk korban yang selamat atau keluarga korban untuk melaporkan sendiri kerugiannya.

Komando Afrika Amerika mengatakan mereka melakukan lima serangan dan menyimpulkan tidak ada korban sipil. Dalam kasus kelima Komando Afrika Amerika mengatakan tidak ada serangan AS di daerah itu pada hari itu.

AI menyatakan bahwa serangan itu biasanya terjadi di daerah-daerah yang tidak bersahabat yang dikendalikan oleh militan al-Shabaab.

"Dan kondisi itu mencegah organisasi Amnesty International melakukan investigasi di tempat dan sangat membatasi kemampuan organisasi untuk secara bebas mengumpulkan bukti kesaksian dan fisik," kata laporan itu.

Para pejabat pertahanan AS mengatakan kepada wartawan bahwa pasukan Amerika berada di lokasi serangan dalam jumlah kasus yang sangat terbatas. Bahkan dalam kasus-kasus itu, kata mereka, pasukan AS memerintahkan serangan untuk melindungi pasukan lokal Somalia yang mereka temani, dan ada sedikit kesempatan untuk menyelidiki kemungkinan korban sipil pada saat itu.

Namun, kelompok hak asasi manusia itu menyimpulkan bahwa sikap militer AS yang berkeras tidak ada kematian warga sipil adalah salah.

"Jumlah korban sipil yang kami temukan hanya dalam beberapa serangan menunjukkan selubung kerahasiaan seputar peran AS dalam perang Somalia sebenarnya adalah tabir asap untuk impunitas," kata penasihat senior Amnesty International, Brian Castner.

Laporan itu datang pada hari yang sama dengan pernyataan seorang pejabat intelijen Somalia dan dua warga setempat yang mengatakan serangan pesawat tak berawak AS pada hari Senin menewaskan warga sipil.

Pejabat Somalia itu mengatakan pesawat tak berawak itu menargetkan sebuah kendaraan yang membawa tersangka militan dan tampaknya menghantam kendaraan lain yang mungkin membawa warga sipil. Pejabat itu tidak berwenang untuk berbicara dengan media dan melakukannya dengan syarat anonimitas.
(ian)
Berita Terkait
Anggota Parlemen Amerika...
Anggota Parlemen Amerika Serikat yang Berhijab, Semuanya Keturunan Somalia
Amerika Serikat Resmi...
Amerika Serikat Resmi Melarang Drone Buatan China Terbang
Biden Hentikan Serangan...
Biden Hentikan Serangan Drone di Luar Zona Perang Dekat Pangkalan AS
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
1 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
1 jam yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
2 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
3 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
5 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
5 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved