Trump Teken Veto Tolak Keputusan Kongres Akhiri Keadaan Darurat

Sabtu, 16 Maret 2019 - 06:16 WIB
Trump Teken Veto Tolak...
Trump Teken Veto Tolak Keputusan Kongres Akhiri Keadaan Darurat
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menandatangani veto pertama masa kepresidenannya. Ia menolak keputusan Kongres yang mengakhiri keadaan darurat untuk mengamankan dana darurat untuk membangun tembok perbtasan.

Trump menyatakan di Kantor Oval bahwa dia bangga untuk menandatangani veto.

Itu terjadi setelah dia mengalami kekalahan pada hari Kamis ketika para senator, termasuk sesama anggota Partai Republik, memilih untuk mengakhiri deklarasi daruratnya di perbatasan Meksiko.

Baca juga: Senat AS Tolak Deklarasi Darurat Nasional Trump

Dikelilingi oleh pejabat penegak hukum, pembantu senior dan orang-orang yang kehilangan orang yang dicintai karena kejahatan lintas batas, Trump mengatakan veto menegaskan kembali kekuatannya untuk mendapatkan dana tanpa Kongres adalah untuk melindungi keselamatan semua warga Amerika.

"Serbuan alien ilegal ... harus berakhir," katanya.

"Orang-orang membenci kata 'invasi' tetapi itu adalah kenyataan. Sistem imigrasi kita membentang melanggar melampaui titik," imbuhnya seperti dikutip dari AFP, Sabtu (16/3/2019).

Deklarasi darurat Trump memungkinkan dia untuk mendapatkan pendanaan guna pembangunan tembok perbatasan setelah dia gagal mendapatkan otorisasi dari Kongres.

Pihak lawan, yang menuduh Trump melampaui batas eksekutif dan berlebihan terhadap masalah di perbatasan, sekarang bisa menggunakan tantangan di pengadilan untuk menghentikan keadaan darurat.

Nancy Pelosi, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Demokrar dan yang memimpin perjuangan untuk mencegah rencana tembok perbatasan Trump, menyebut tindakan orang nomor satu AS itu sebagai perebutan kekuasaan tanpa hukum.

"Presiden telah memilih untuk terus menentang Konstitusi, Kongres dan keinginan rakyat Amerika," katanya dalam sebuah pernyataan.

Dalam kesempatan itu ia mengumumkan upaya untuk mengesampingkan veto akan diadakan pada 26 Maret. Namun, ini sangat tidak mungkin untuk diluluskan karena diperlukan suara mayoritas dua pertiga Kongres.

Trump telah menjadikan keamanan perbatasan sebagai masalah utama dalam negeri dalam kepresidenannya dan mengatakan itu akan tetap menjadi pusat agenda dalam upaya pemilihan pemilu pada 2020.

Meskipun telah terjadi lonjakan kedatangan keluarga dan anak-anak di perbatasan, kekhawatiran keseluruhan di perbatasan turun secara substansial dari satu dekade atau lebih.

Kebanyakan politisi Partai Republik mendukung posisi Trump bahwa perbatasan tidak terkendali. Namun, ada pembelotan dalam Senat pada Kamis lalu oleh senator Republik saat voting. Mereka marah atas apa yang mereka lihat sebagai perebutan kekuasaan Trump yang tidak tepat atas kendali keuangan pemerintah - peran yang disediakan untuk legislatif.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
6 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
7 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
8 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
9 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
10 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
11 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved