Musharraf Sarankan Pakistan Serang India dengan 50 Bom Nuklir

Senin, 25 Februari 2019 - 07:56 WIB
Musharraf Sarankan Pakistan...
Musharraf Sarankan Pakistan Serang India dengan 50 Bom Nuklir
A A A
ISLAMABAD - Mantan Presiden Pakistan Pervez Musharraf mengatakan India dapat menghabisi negaranya dengan 20 bom nuklir jika Pakistan hanya melakukan serangan dengan satu bom nuklir. Dia pun memberi saran provokatif, yakni Islamabad menyerang dengan 50 bom nuklir lebih dahulu sehingga New Delhi tak bisa membalas.

Komentarnya muncul setelah serangan bom bunuh diri di Pulwama, Kashmir, lebih dari sepekan lalu. Sebanyak 40 personel Central Reserve Police Force (CRPF) India tewas dalam serangan tersebut. Kelompok teror yang berbasis di Pakistan, Jaish-e-Mohammed, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Pervez Musharraf mengatakan India dapat menghabisi Pakistan dengan serangan 20 bom nuklir jika Pakistan hanya meluncurkan satu serangan nuklir ke negara tetangga tersebut. Komentar mantan jenderal itu disampaikan kepada wartawan di Uni Emirat Arab pada Jumat pekan lalu.

"Hubungan India dan Pakistan telah mencapai tingkat yang berbahaya. Tidak akan ada serangan nuklir," katanya.

"Jika kita menyerang India dengan satu bom atom, maka negara tetangga dapat menghabisi kita dengan menyerang 20 bom (nuklir)," lanjut Musharraf.

"Maka satu-satunya solusi adalah bahwa kita pertama-tama harus menyerang mereka dengan 50 bom atom sehingga mereka tidak dapat menghantam kita dengan 20 bom. Apakah Anda siap untuk meluncurkan serangan pertama dengan 50 bom?," paparnya, dikutip NDTV, Senin (25/2/2019).

Dia juga mengklaim bahwa Israel ingin menjalin hubungan dengan Pakistan. Ketua Liga Muslim Seluruh Pakistan (APML), yang tinggal di pengasingan di Uni Emirat Arab ini mengatakan bahwa dia siap untuk kembali ke Pakistan karena dia melihat lingkungan politik di negaranya menguntungkan.

"Menurut pendapat saya, lingkungan politik baik dan menguntungkan. Setengah dari menteri adalah milik saya. Menteri hukum dan jaksa agung adalah pengacara saya," kata Musharraf.

Musharraf mengambil alih kekuasaan pada tahun 1999 setelah kudeta militer yang menggulingkan mantan Presiden Nawaz Sharif. Setelah menjadi presiden selama sembilan tahun, ia digulingkan dari kekuasaan setelah kudeta lain yang membuat Sharif kembali berkuasa.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Lebih Unggul India...
Siapa Lebih Unggul India atau Pakistan dalam Senjata Nuklir?
India Ketir-ketir, Desak...
India Ketir-ketir, Desak IAEA Awasi Senjata Nuklir Pakistan
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
PM Sharif: India Sekarang...
PM Sharif: India Sekarang Akan Berpikir 100 Kali sebelum Serang Pakistan
Panglima Militer Pakistan:...
Panglima Militer Pakistan: Kami Negara Nuklir, Jika Kami Hancur, Separuh Dunia Juga Hancur!
Memanas, Pemimpin Partai...
Memanas, Pemimpin Partai Penguasa Pakistan Ancam India dengan Perang Nuklir
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
32 menit yang lalu
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
1 jam yang lalu
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
4 jam yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
5 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
6 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
7 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Buster GBU-57,...
6 Fakta Buster GBU-57, Bom Bunker AS yang Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved