Maduro Sebut Rusia Akan Kirim 300 Ton Bantuan Kemanusiaan

Selasa, 19 Februari 2019 - 13:25 WIB
Maduro Sebut Rusia Akan...
Maduro Sebut Rusia Akan Kirim 300 Ton Bantuan Kemanusiaan
A A A
CARACAS - Rusia akan mengirimkan 300 ton bantuan kemanusiaan ke Ibu Kota Venezuela , Caracas. Hal itu diungkapkan oleh Presiden Venezuela, Nicolas Maduro .

"Kami menerima dukungan kemanusiaan setiap hari. Pada hari Rabu, 300 ton bantuan kemanusiaan Rusia secara legal akan dikirim ke bandara internasional Caracas," kata Maduro pada pertemuan dengan para ilmuwan seperti dilansir dari Sputnik, Selasa (19/2/2019).

Venezuela saat ini menghadapi krisis ekonomi dan politik yang berkepanjangan. Setelah pemimpin oposisi, Juan Guaido, menyatakan dirinya sebagai presiden sementara Venezuela, Amerika Serikat (AS) mengakuinya sebagai pemimpin negara dan mengirimkan bantuan untuk negara itu ke Kolombia.

Maduro menolak untuk menerima bantuan AS, menganggapnya sebagai taktik untuk menjatuhkan pemerintahnya. Rusia, China, Meksiko, berada di barisan negara yang menyuarakan dukungan untuk Maduro, yang menuduh Washington mengatur kudeta.

Kebuntuan mengenai bantuan kemanusiaan akan memuncak pada akhir pekan ini, ketika karavan bus diatur untuk membawa relawan ke titik masuk perbatasan untuk bertemu dan mengangkut kargo yang tiba.

Guaido telah menetapkan target penandatanganan hingga satu juta sukarelawan untuk membantu membawa bantuan, dengan 600 ribu sudah terdaftar.

"Pada 23 Februari, kami memiliki kesempatan untuk menyelamatkan nyawa ratusan ribu rakyat Venezuela," katanya, pada akhir pekan lalu.

Tidak jelas bagaimana Guaido akan mengatasi hambatan perbatasan yang dibuat oleh militer Venezuela, atas perintah Maduro.

Kelompok-kelompok relawan sendiri telah mulai bertemu di "kamp-kamp kemanusiaan" di beberapa negara Venezuela untuk mengatur dan mempersiapkan kedatangan bantuan. Bantuan kemanusiaan ini ditujukan untuk mengurangi kesulitan ekonomi yang dihadapi warga Venezuela akibat krisis yang berkepanjangan. Situasi ini menyebabkan sekitar 2,3 juta warga Venezuela bermigrasi dari negara kaya minyak itu.
(ian)
Berita Terkait
Pakar HI: Penangkapan...
Pakar HI: Penangkapan Maduro Tidak Sesuai dengan Piagam PBB
Gagal Gulingkan Maduro,...
Gagal Gulingkan Maduro, 2 Mantan Tentara AS Divonis 20 Tahun Penjara
Maduro Ditangkap AS,...
Maduro Ditangkap AS, Siapa yang Akan Memimpin Venezuela?
Rusia: Inggris Rampas...
Rusia: Inggris Rampas 30 Ton Emas Venezuela Senilai Rp14,8 Triliun
AS Serang Venezuela...
AS Serang Venezuela dan Tangkap Maduro, Ini Respons Iran dan Rusia
Tak Mau Pasang Badan!...
Tak Mau Pasang Badan! Mengapa Rusia dan China Minta AS Bebaskan Maduro?
Berita Terkini
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
30 menit yang lalu
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
1 jam yang lalu
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
1 jam yang lalu
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
3 jam yang lalu
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
5 jam yang lalu
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
6 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved