Bak Persiapan Perang, Putin Perintahkan Rusia Putuskan Internet

Selasa, 12 Februari 2019 - 12:49 WIB
Bak Persiapan Perang,...
Bak Persiapan Perang, Putin Perintahkan Rusia Putuskan Internet
A A A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin telah memerintahkan Rusia untuk memutus jaringan internet global sebentar. Media setempat melaporkan perintah itu sebagai latihan pertahanan siber untuk menentukan tindakan apa jika terjadi perang atau ketika agresor memotong tali pusar digital negara itu.

Latihan ini berarti data yang lalu lalang di dunia maya di antara warga dan organisasi Rusia tetap berada di dalam negara dan tidak dialihkan secara internasional.

Sebuah rancangan undang-undang (RUU) baru mengamanatkan perubahan teknis yang diperlukan untuk penyedia layanan internet (ISP) beroperasi secara independen. RUU itu telah dibahas di parlemen pada tahun lalu.

Tes pertahanan siber belum ditentukan jadwalnya, namun media setempat menyatakan hal itu akan terjadi sebelum 1 April 2019.

RUU yang bernama "Digital Economy National Program" mewajibkan ISP Rusia memastikan diri dapat beroperasi ketika kekuatan asing mengisolasi negara itu secara online. Jika Rusia memutus internet global, maka warganya tak akan bisa mangakses situs-situs populer internasional.

NATO dan sekutu-sekutunya telah mengancam akan memberikan sanksi kepada Rusia atas serangan-serangan siber dan campur tangan online lainnya yang secara teratur dibantah Moskow.

Langkah-langkah yang digariskan dalam RUU itu termasuk instruksi Rusia agar membangun versi sendiri dari sistem alamat internet, yang dikenal sebagai DNS, sehingga dapat beroperasi jika tautan ke server yang berlokasi internasional nantinya terputus.

Saat ini, 12 organisasi mengawasi server root untuk DNS dan tidak ada di Rusia. Namun banyak salinan dari buku alamat inti internet sudah ada di Rusia yang diharapkan sistem internetnya dapat tetap berfungsi meskipun tindakan penghukuman diambil untuk menghentikannya.

Kantor berita Rusia melaporkan bahwa ISP pemerintah secara luas mendukung tujuan rancangan undang-undang tersebut, tetapi penilaian terbelah tentang bagaimana melakukannya. Mereka percaya tes pertananan siber itu akan menyebabkan "gangguan besar" pada lalu lintas internet Rusia.

Pemerintah Rusia menyediakan uang tunai bagi ISP untuk memodifikasi infrastruktur mereka sehingga upaya pengalihan dapat diuji dengan benar.

Media lokal, RosBiznesKonsalting (RBK), melaporkan bahwa Rusia berencana menggunakan kapal selam untuk memotong kabel vital internasional yang ingin memastikan ekonominya sendiri dapat bertahan "offline".

"Menurut proposal (RUU), operator dan penyedia internet harus 'memastikan instalasi' jaringan sarana teknis mereka untuk menghadapi ancaman," tulis RBK, Selasa (12/2/2019).

Pemutusan internet akan diawasi oleh Kelompok Kerja Keamanan Informasi Kremlin, yang mencakup Kasperksy Lab—salah satu perusahaan keamanan siber Rusia yang selama ini dikenal kontroversial.
(mas)
Berita Terkait
Putin Bongkar Masalah...
Putin Bongkar Masalah Utama Rusia dengan Amerika Serikat
Putin: NATO Menipu Rusia
Putin: NATO Menipu Rusia
Vladimir Putin Sudah...
Vladimir Putin Sudah Muak dengan Kemunafikan Barat
Ancaman Nuklir Vladimir...
Ancaman Nuklir Vladimir Putin Membuat Amerika Serikat Gelisah
Vladimir Putin: Klaim...
Vladimir Putin: Klaim Rusia Akan Serang NATO Itu Nonsense!
Vladimir Putin: Senjata...
Vladimir Putin: Senjata Modern Rusia Lebih Unggul daripada NATO
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
32 menit yang lalu
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
55 menit yang lalu
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
1 jam yang lalu
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
1 jam yang lalu
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
2 jam yang lalu
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
2 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved