Trump Sebut Pertemuannya dengan Kim Jong-un Diadakan di Hanoi
Sabtu, 09 Februari 2019 - 09:22 WIB
Trump Sebut Pertemuannya dengan Kim Jong-un Diadakan di Hanoi
A
A
A
WASHINGTON - Teka teki mengenai lokasi pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un akhirnya terjawab sudah. Melalui akun Twitternya, Presiden AS menyatakan bahwa pertemuannya akan dihelat di Hanoi, Vietnam pada akhir bulan ini.
“Perwakilan saya baru saja meninggalkan Korea Utara setelah pertemuan yang sangat produktif dan menyetujui waktu serta tanggal pertemuan kedua yang disepakati dengan Kim Jong-un. (Pertemuan) ini akan berlangsung di Hanoi, Vietnam, pada 27 & 28 Februari. Saya berharap bertemua Ketua Kim & memajukan tujuan perdamaian!,” kata Trump di Twitter yang dipantau Sindonews, Sabtu (9/2/2019).
Dalam cuitan selanjutnya, Trump memuji Jong-un yang diyakininya dapat membuat perubahan di Korut. Menyitir julukan yang sempat diberikan kepada Jong-un yaitu 'Rocket Man' atas upayanya mendapatkan senjata nuklir, Trump kini memberikan deskripsi yang berbeda dari julukan tersebut.
"Korea Utara, di bawah kepemimpinan Kim Jong-un, akan menjadi Kekuatan Ekonomi yang hebat. Dia mungkin mengejutkan beberapa orang tetapi dia tidak akan mengejutkan saya, karena saya telah mengenalnya & sepenuhnya memahami betapa cakapnya dia. Korea Utara akan menjadi jenis Rocket yang berbeda - yang ekonomis!" kata Trump.
Pertemuan kedua antara Trump dan Kim Jong-un akan menjadi yang pertama di mana seorang Presiden AS bertemu dua kali dengan seorang Pemimpin Korut. Keduanya telah bertemu pada Juni lalu di Singapura, di mana mereka menyepakati kerangka kerja untuk negosiasi di masa depan termasuk bahwa Korut akan mulai bekerja untuk denuklirisasi menyeluruh.
“Perwakilan saya baru saja meninggalkan Korea Utara setelah pertemuan yang sangat produktif dan menyetujui waktu serta tanggal pertemuan kedua yang disepakati dengan Kim Jong-un. (Pertemuan) ini akan berlangsung di Hanoi, Vietnam, pada 27 & 28 Februari. Saya berharap bertemua Ketua Kim & memajukan tujuan perdamaian!,” kata Trump di Twitter yang dipantau Sindonews, Sabtu (9/2/2019).
Dalam cuitan selanjutnya, Trump memuji Jong-un yang diyakininya dapat membuat perubahan di Korut. Menyitir julukan yang sempat diberikan kepada Jong-un yaitu 'Rocket Man' atas upayanya mendapatkan senjata nuklir, Trump kini memberikan deskripsi yang berbeda dari julukan tersebut.
"Korea Utara, di bawah kepemimpinan Kim Jong-un, akan menjadi Kekuatan Ekonomi yang hebat. Dia mungkin mengejutkan beberapa orang tetapi dia tidak akan mengejutkan saya, karena saya telah mengenalnya & sepenuhnya memahami betapa cakapnya dia. Korea Utara akan menjadi jenis Rocket yang berbeda - yang ekonomis!" kata Trump.
Pertemuan kedua antara Trump dan Kim Jong-un akan menjadi yang pertama di mana seorang Presiden AS bertemu dua kali dengan seorang Pemimpin Korut. Keduanya telah bertemu pada Juni lalu di Singapura, di mana mereka menyepakati kerangka kerja untuk negosiasi di masa depan termasuk bahwa Korut akan mulai bekerja untuk denuklirisasi menyeluruh.
(ian)