Lagi, Rusia Bilang Israel Harus Berhenti Serang Suriah

Sabtu, 09 Februari 2019 - 03:06 WIB
Lagi, Rusia Bilang Israel...
Lagi, Rusia Bilang Israel Harus Berhenti Serang Suriah
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia kembali melontarkan peringatan kepada Israel untuk berhenti menyerang Suriah. Moskow menilai serangan terhadap negara Presiden Bashar al-Assad itu sudah sewenang-wenang.

Peringatan serupa sebelumnya juga disampaikan Moskow pada pekan terakhir Januari lalu. Peringatan terbaru disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Vershinin.

"Sehubungan dengan serangan terbaru Israel, kami mengatakan bahwa serangan sewenang-wenang terhadap wilayah Suriah yang berdaulat harus dihentikan dan dikecualikan," kata Vershinin, dikutip Sputnik, Sabtu (9/2/2019).

"Setiap serangan semakin membuat situasi semakin tidak stabil. Tidak seorang pun harus melakukan tindakan di Suriah yang melampaui ruang lingkup tujuan-tujuan anti-teroris," lanjut diplomat Rusia itu.

Pada bulan lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova membuat peringatan serupa. "Praktik serangan sewenang-wenang di wilayah negara berdaulat, dalam hal ini, kita berbicara tentang Suriah, harus dikesampingkan," katanya.

Dia mengatakan serangan semacam itu menambah ketegangan di kawasan tersebut, yang dia sebut bukan untuk kepentingan jangka panjang negara mana pun di sana, termasuk Israel.

"Kita seharusnya tidak pernah membiarkan Suriah, yang telah bertahun-tahun menderita konflik bersenjata, untuk berubah menjadi arena di mana skor geopolitik diselesaikan," katanya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada 21 Februari di Moskow menyusul pembicaraan singkat yang berlangsung di Forum Perdamaian Paris pada bulan November 2018, serta serangkaian percakapan telepon antara kedua pemimpin.

Pertemuan itu terjadi setelah ketegangan antara kedua negara meningkat dalam beberapa pekan terakhir setelah serangan udara Israel di Bandara Damaskus bulan lalu. Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebanyak 21 orang terbunuh dalam serangan besar-besaran tersebut. Dari jumlah korban tewas itu, 12 di antaranya anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Serangan udara Israel telah menghancurkan infrastruktur militer Suriah, termasuk sistem pertahanan udara SA2, SA3, SA17, sebuah SA22 TELAR, dan Radar J27.
(mas)
Berita Terkait
Rusia Kecam Israel Bombardir...
Rusia Kecam Israel Bombardir Ibu Kota Suriah: Ini Tak Bisa Diterima!
Israel Serang Suriah,...
Israel Serang Suriah, Kedubes Iran di Damaskus Terancam
Rusia Desak Iran Singkirkan...
Rusia Desak Iran Singkirkan Milisinya dari Suriah Barat, Ini Alasannya
Israel Tembakkan Dua...
Israel Tembakkan Dua Rudal ke Selatan Damaskus, Satu Rudal Ditembak Jatuh
Serangan Israel di Suriah...
Serangan Israel di Suriah Hancurkan 1.000 Lebih Rudal Buatan Iran
Serangan Udara Israel...
Serangan Udara Israel Menghancurkan Konsulat Iran di Suriah, 7 Perwira Tinggi Iran Tewas
Berita Terkini
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
58 menit yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
1 jam yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
2 jam yang lalu
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
2 jam yang lalu
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
3 jam yang lalu
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
3 jam yang lalu
Infografis
Israel Marah, Rudal...
Israel Marah, Rudal Houthi Sukses Serang Bandara Ben Gurion
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved