Setelah Dipamerkan, Iran Luncurkan Rudal Balistik Barunya

Jum'at, 08 Februari 2019 - 13:53 WIB
Setelah Dipamerkan,...
Setelah Dipamerkan, Iran Luncurkan Rudal Balistik Barunya
A A A
TEHERAN - Iran meluncurkan rudal balistik terbarunya yang memiliki jangkauan 1.000 kilometer. Demikian laporan yang diturunkan kantor berita semi resmi Iran, Fars.

Garda Revolusi Iran meresmikan rudal surface-to-surface (permukaan-ke-permukaan) bernama Dezful. Rudal ini adalah versi peningkatan dari rudal tua yang disebut Zolfaghar yang memiliki jangkauan 700 kilometer, seperti dikutip Anadolu dari Fars, Jumat (8/2/2019).

Dalam kesempatan itu, Iran juga memamerkan fasilitas produksi rudal bawah tanah.

Berbicara pada upacara itu, Komandan Korps Garda Revolusi Iran Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari mengatakan pembukaan fasilitas produksi rudal bawah tanah adalah jawaban bagi Barat yang berpikir mereka dapat menghentikan Teheran dari mencapai tujuannya melalui sanksi dan ancaman.

"Menampilkan fasilitas produksi rudal jauh di bawah tanah ini adalah jawaban bagi orang Barat yang berpikir mereka dapat menghentikan kita untuk mencapai tujuan kita melalui sanksi dan ancaman," kata Jafari, dikutip AFP.

"Orang Eropa berbicara tentang pembatasan kemampuan pertahanan kita, sementara mereka memiliki keberanian (untuk memungkinkan) kekuatan ofensif mereka digunakan untuk menyerang orang tak berdosa di seluruh dunia," ujarnya.

Iran telah secara sukarela membatasi jangkauan misilnya hingga 2.000 kilometer, tetapi itu masih cukup untuk menghantam musuh bebuyutannya, Israel, dan pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah.

Teheran mengekang sebagian besar program nuklirnya di bawah kesepakatan tahun 2015 dengan negara-negara besar, tetapi tetap mengembangkan teknologi rudal balistiknya.

Presiden Donald Trump menarik Amerika Serikat keluar dari perjanjian nuklir pada bulan Mei dan menerapkan kembali sanksi terhadap Iran. Program rudal Teheran yang berkembang menjadi salah satu alasan Trump untuk keluar dari perjanjian nuklir Iran.

Amerika Serikat selama ini menuduh rezim Teheran melanggar resolusi PBB dengan terus mengembangkan misil balistik.

Resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB—yang diadopsi tepat setelah kesepakatan nuklir 2015—menyerukan Iran untuk tidak melakukan kegiatan apa pun yang berkaitan dengan rudal balistik yang dirancang untuk mampu membawa hulu ledak nuklir.

Teheran menegaskan bahwa program pengembangan misilnya murni defensif dan sesuai dengan resolusi DK PBB.
(ian)
Berita Terkait
Iran Tembakkan Rudal...
Iran Tembakkan Rudal Jelajah Buatan Sendiri dalam Latihan Perang
Iran Klaim Punya Rudal...
Iran Klaim Punya Rudal Jelajah Jarak Jauh Lebih Hebat dari Tomahawk AS
Spesifikasi Rudal Scalp...
Spesifikasi Rudal Scalp EG Prancis untuk Pertahanan Militer Ukraina
Iran Ungkap Rudal Balistik...
Iran Ungkap Rudal Balistik Terbaru dengan Jangkauan 700 Km
6 Rudal Canggih Iran...
6 Rudal Canggih Iran yang Menggemparkan, Nomor Terakhir Baru Diperkenalkan
Mengenal Rudal Jelajah...
Mengenal Rudal Jelajah Abu Mahdi Iran, Selain Presisi Juga Destruktif
Berita Terkini
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
45 menit yang lalu
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
54 menit yang lalu
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
1 jam yang lalu
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
3 jam yang lalu
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved