Gedung Apartemen di Istanbul Runtuh, Dua Tewas

Kamis, 07 Februari 2019 - 09:58 WIB
Gedung Apartemen di...
Gedung Apartemen di Istanbul Runtuh, Dua Tewas
A A A
ISTANBUL - Sebuah gedung apartemen berlantai delapan di Istanbul runtuh, menewaskan sedikitnya dua orang. Petugas penyelamat berhasil menyelamatkan enam orang keluar dari reruntuhan dan bekerja untuk menyelamatkan lebih banyak orang yang terjebak.

Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya mengatakan bangunan tersebut ditempati 43 orang di 14 apartemen. Gedung tersebut mempunyai lantai dasar dan tujuh lantai lebih tinggi. Ia menambahkan bahwa tiga lantai teratas telah dibangun secara ilegal.

Belum diketahui secara jelas berapa banyak korban yang terjebak dalam reruntuhan.

"Kami akan bekerja tanpa gangguan sampai operasi pencarian dan penyelamatan selesai," kata Gubernur Yerlikaya.

"Doa kami bersama saudara-saudari kami yang ada di dalam. Harapan kami adalah agar kami bisa membawa mereka keluar dengan selamat," imbuhnya seperti dikutip dari AP, Kamis (7/2/2019).

Mantan Perdana Menteri Turki , Binali Yildirim mengatakan kepada wartawan di lokasi bahwa enam orang ditarik keluar dari reruntuhan hidup-hidup dan penyelamat telah melakukan kontak dengan empat orang lainnya yang masih ada di dalam reruntuhan.

"Berpacu dengan waktu, tim bekerja, membuat pengorbanan besar," kata Yildirim, ketua parlemen saat ini yang mencalonkan diri sebagai walikota Istanbul dalam pemilihan lokal Turki 31 Maret mendatang.

Kantor kepala jaksa penuntut mengatakan pihaknya melancarkan penyelidikan atas runtuhnya gedung berusia 27 tahun itu. Yildirim mengatakan gedung-gedung tetangga telah dievakuasi jika mereka juga rusak.

Gedung yang terletak di wilayah Asian Istanbul itu runtuh sekitar pukul 4 sore. Rekaman kamera keamanan di televisi HaberTurk menunjukkan beberapa orang, termasuk anak sekolah dengan tas punggung, melarikan diri dari lokasi ketika bangunan itu roboh dan awan debu menyelimuti daerah itu.

"Kami bergegas keluar begitu mendengar suara keras. Ketika kami keluar, kami melihat bahwa bangunan itu runtuh," kata warga Kenan Ayyildiz.

Pihak berwenang menutup daerah itu ketika kerumunan orang berkumpul untuk menonton atau membantu operasi penyelamatan.

Pengawas penyiaran Turki kemudian mengumumkan kantor kejaksaan telah memerintahkan penghentian siaran media, mengutip penyelidikan atas runtuhnya gedung tersebut. Stasiun televisi Turki kemudian segera mengakhiri siaran langsung mereka dari tempat kejadian.
(ian)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
22 menit yang lalu
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
40 menit yang lalu
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
2 jam yang lalu
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
4 jam yang lalu
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
5 jam yang lalu
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
6 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved