Inggris Klaim Jurnalis John Cantlie Masih Hidup dan Disandera ISIS

Rabu, 06 Februari 2019 - 04:39 WIB
Inggris Klaim Jurnalis...
Inggris Klaim Jurnalis John Cantlie Masih Hidup dan Disandera ISIS
A A A
LONDON - John Cantlie, jurnalis foto lepas asal Inggris yang ditangkap kelompok Islamic State atau ISIS lebih dari enam tahun lalu masih hidup. Demikian klaim pemerintah Inggris.

Menteri Keamanan Ben Wallace dalam briefing dengan wartawan tidak menguraikan pembenarannya atas keyakinan pemerintah Inggris bahwa Cantlie masih hidup. Dia menolak untuk memberikan rincian di mana intelijen Inggris percaya jurnalis itu masih disandera oleh ISIS.

Jumlah wilayah Suriah dan Irak yang dikuasai ISIS telah menyusut jauh. Namun, Inggris bertentangan dengan pemerintah Presiden AS Donald Trump, yang tidak percaya ISIS telah dikalahkan secara efektif.

Cantlie, ditangkap oleh kelompok ISIS di Suriah pada tahun 2012. Dia telah muncul dalam serangkaian video propaganda kelompok tersebut, namun belum terlihat hidup sejak video terakhir dirilis pada 2016.

Terakhir kali, jurnalis itu ditampilkan berada di Mosul, Irak utara. Sedangkan Mosul telah dibebaskan dari pendudukan ISIS tahun lalu setelah pengepungan berdarah oleh pasukan Irak.

Wallace menolak membuat pernyataan tanpa bukti yang kuat. Inggris, seperti dikutip The Guradian Rabu (6/2/2019), dapat mengandalkan bukti penyadapan, atau keterangan yang bisa disediakan dari semakin banyaknya mantan petempur ISIS yang kembali ke Eropa.

Adik perempuan Cantlie, Jessica, sebelumnya telah mengajukan permohonan untuk kontak langsung dengan kelompok yang menahannya. Tidak ada komentar langsung dari keluarganya untuk saat ini.

Pada 2014, ayah Cantile, Paul yang berusia 80 tahun, mengeluarkan video dari tempat tidur di rumah sakit berisi permohonan untuk pembebasan putranya. Tak lama setelah permohonan itu, ia meninggal karena komplikasi akibat pneumonia.

Pada bulan Juli 2017, laporan muncul di media Irak yang bersumber dari wawancara dengan petempur ISIS yang mengklaim Cantlie telah terbunuh dalam serangan udara selama pertempuran untuk merebut kembali wilayah Mosul. Tetapi pada Oktober 2017, seorang petempur ISIS asal Prancis mengatakan kepada majalah Paris Match bahwa ia telah melihat Cantlie tujuh atau delapan bulan lalu di Raqqa, markas ISIS di Suriah.

Pada bulan Januari, Pasukan Demokrat Suriah (SDF), yang berjuang untuk mengalahkan Presiden Suriah Bashar al-Assad dan kelompok ISIS, menyatakan Cantlie kemungkinan masih hidup di kota Hajin. Kota di timur Deir ez-Zor itu menjadi kantong terakhir ISIS.

Cantlie ditangkap pada November 2012 bersama jurnalis Amerika Serikat (AS) James Foley. Kelompok ISIS telah memenggal Foley.
(mas)
Berita Terkait
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Profil Abu al-Hassan...
Profil Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, Pemimpin ISIS yang Meledakkan Dirinya Saat Dikepung
Jet Siluman F-35 Inggris...
Jet Siluman F-35 Inggris Akan Habisi Sisa-sisa ISIS di Irak dan Suriah
Denmark Tarik Pasukan...
Denmark Tarik Pasukan dari Suriah dan Irak, Ini Tujuannya
3 Negara Tetangga Indonesia...
3 Negara Tetangga Indonesia Penghasil Militan ISIS Terbanyak
Daftar Negara Asia Tengah...
Daftar Negara Asia Tengah dengan Jumlah Militan ISIS Terbanyak
Berita Terkini
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
1 jam yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
1 jam yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
2 jam yang lalu
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
3 jam yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
3 jam yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved