Putuskan Mandat Pemantau Internasional di Hebron, OKI Kutuk Israel

Minggu, 03 Februari 2019 - 01:32 WIB
Putuskan Mandat Pemantau...
Putuskan Mandat Pemantau Internasional di Hebron, OKI Kutuk Israel
A A A
JEDDAH - Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengutuk keputusan Israel memutuskan mandat pemantau internasional di kota Hebron, Tepi Barat. Dalam sebuah pernyataan, OKI mengatakan bahwa keputusan Israel adalah pelanggaran perjanjian internasional.

Pada hari Senin, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa Israel tidak akan memperbarui mandat Kehadiran Pemantau Internasional Sementara di Hebron (TIPH), yang pertama kali dikirim ke Hebron pada tahun 1994.

OKI meminta komunitas internasional untuk menjaga mandat TIPH dan memberikan perlindungan bagi rakyat Palestina dengan pandangan untuk membatasi pelanggaran dan agresi Israel, seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (3/2/2019).

Terdiri dari 64 pengamat internasional dari Norwegia, Denmark, Swedia, Swiss, Italia dan Turki, TIPH didirikan oleh Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 904.

Resolusi itu diadopsi setelah pembantaian Masjid Ibrahimi tahun 1994 di Hebron, ketika ekstremis Yahudi Baruch Goldstein menembak mati 29 jemaah Palestina.

Hebron saat ini adalah rumah bagi sekitar 160 ribu Muslim Palestina dan sekitar 500 pemukim Yahudi. Kelompok terakhir tinggal di serangkaian kantong khusus Yahudi yang dijaga ketat oleh pasukan Israel.
(ian)
Berita Terkait
RI akan Hadiri Pertemuan...
RI akan Hadiri Pertemuan Darurat OKI Bahas Rencana Aneksasi Israel
Palestina: Liga Arab...
Palestina: Liga Arab dan OKI Dibubarkan, Tak Akan Pernah Bertemu
Ingin Ringankan Beban,...
Ingin Ringankan Beban, Oki Setiana Dewi Datangi Kedubes Palestina
DPR Minta Indonesia...
DPR Minta Indonesia Inisiasi KTT Luar Biasa OKI Sikapi Serangan Israel ke Palestina
OKI Kecam Rencana Yudaisasi...
OKI Kecam Rencana Yudaisasi di Kota Al-Quds oleh Israel
Palestina Serukan OKI...
Palestina Serukan OKI dan Liga Arab Gelar Pertemuan Darurat
Berita Terkini
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
13 menit yang lalu
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
1 jam yang lalu
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
1 jam yang lalu
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
3 jam yang lalu
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
3 jam yang lalu
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved