Stasiun Antariksa China di Argentina Dicurigai

Jum'at, 01 Februari 2019 - 11:03 WIB
Stasiun Antariksa China...
Stasiun Antariksa China di Argentina Dicurigai
A A A
LAS LAJAS - Saat China membangun stasiun antariksa yang dikelola militer di wilayah Patagonian, Argentina, Beijing menjanjikan pusat pengunjung untuk menjelaskan tujuan antena setinggi gedung 16 lantai tersebut.

Stasiun antariksa itu kini dikelilingi pagar kawat berduri setinggi 8 kaki. Mengunjungi lokasi itu hanya dapat dilakukan setelah mendapatkan izin. Diselimuti rahasia, kompleks stasiun itu pun memicu banyak teori konspirasi dan membuat khawatir Amerika Serikat (AS) terkait tujuan sebenarnya stasiun itu.

Kekhawatiran itu diketahui berdasarkan wawancara dengan puluhan warga, para pejabat, dan mantan pejabat pemerintah Argentina, pejabat AS, serta para pakar satelit, astronomi, dan hukum. Pihak stasiun antariksa itu menyatakan memiliki tujuan damai untuk observasi dan eksplorasi antariksa yang berperan penting dalam pendaratan pesawat antariksa China di sisi bagian gelap bulan pada Januari lalu.

Meski demikian, kompleks seluas 200 hektare di lokasi terpencil itu sangat sedikit mendapat pengawasan dari otoritas Argentina, menurut dokumen pemerintah Argentina yang diperoleh Reuters dan wawancara para pakar hukum internasional. Mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Argentina Susana Malcorra menyatakan bahwa Argentina tidak mengawasi secara fisik operasional stasiun antariksa itu.

Pada 2016, dia merevisi kesepakatan stasiun antariksa China untuk memasukkan syarat fasilitas itu hanya untuk kepentingan sipil. Kesepakatan itu mewajibkan China menginformasikan Argentina tentang berbagai aktivitas di stasiun itu, tapi tidak memberi mekanisme bagi otoritas untuk memastikan fasilitas itu tidak digunakan untuk tujuan sipil.

“Benar-benar tidak masalah apa yang dikatakan dalam kontrak atau kesepakatan. Bagai mana Anda memastikan mereka bermain sesuai aturan?” papar Juan Uriburu, pengacara Argen tina yang bekerja di dua perusahaan patungan Argentina-China.

Dia menambahkan, “Saya akan katakan itu, misalnya salah satu aktor yang terlibat dalam kesepakatan itu melaporkan langsung kepada militer China. Itu setidaknya menarik untuk melihat bahwa pemerintah Argentina tidak menangani isu ini secara khusus.”

Program antariksa China dijalankan oleh militernya, Tentara Pembebasan Rakyat. Stasiun Patagonian itu dikelola Kontrol Umum Peluncuran dan Pelacakan Satelit China (CLTC) yang melaporkan ke Pasukan Pendukung Strategis Tentara Pembebasan Rakyat China.

Beijing menegaskan, program antariksa itu untuk tuju an damai dan Kementerian Luar Negeri menekankan stasiun itu hanya untuk kepentingan sipil. China juga menyatakan stasiun itu terbuka untuk publik dan media. “Kecurigaan beberapa individu memiliki motif-motif tersembunyi,” ungkap Kemlu China. (Muh Shamil)
(nfl)
Berita Terkait
Frustrasi dengan AS,...
Frustrasi dengan AS, Argentina Cari Perlindungan ke China
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Nonton Timnas Argentina di China dan Indonesia
Kocak, Begini Detik-detik...
Kocak, Begini Detik-detik Messi Dikejar Suporter China yang Terobos Masuk Lapangan
7 Negara Calon Anggota...
7 Negara Calon Anggota Baru yang Berpotensi Hadiri BRICS Summit 2023 di Afrika Selatan
Mengapa Argentina Batal...
Mengapa Argentina Batal Gabung BRICS? Apakah Dipengaruhi Negara-negara Barat?
Fans di China Sewa Hotel...
Fans di China Sewa Hotel Rp4 Juta Per Malam demi Selfie Bareng Messi, Begini Hasilnya...
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
3 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
4 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
5 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
7 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
8 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved