AS Peringatkan Israel akan Serangan Balasan Iran
Rabu, 30 Januari 2019 - 18:51 WIB
AS Peringatkan Israel akan Serangan Balasan Iran
A
A
A
WASHINGTON - Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat (AS), Dan Coats memperingatkan Israel akan kemungkinan serangan balasan dari Iran, jika Tel Aviv terus melakukan serangan udara di Suriah.
Berbicara di depan Komite Intelijen Senat AS, Coats mengatakan Iran tampaknya berusaha menghindari konflik langsung dengan Israel. Namun, jika Israel terus melakukan serangan terhadap basis Iran di Suriah, maka Teheran pada satu titik akan melakukan serangan balasan.
“Kami menilai bahwa Iran berupaya menghindari konflik bersenjata besar dengan Israel. Namun, serangan Israel yang mengakibatkan korban dari sisi Iran meningkatkan kemungkinan pembalasan konvensional Iran terhadap Israel," ucap Coats, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (30/1).
Dia lalu menuturkan, upaya Teheran untuk memperluas pengaruhya di Suriah, termasuk dengan upaya menciptakan pangkalan militer permanen menjadi alasan Israel melancarkan serangan ke Suriah.
"Iran terus berusaha mendapatkan pangkalan militer permanen dan kesepakatan ekonomi di Suriah dan mungkin ingin mempertahankan jaringan pejuang asing Syiah di sana, meskipun serangan Israel terhadap posisi Iran di Suriah," ucapnya.
"Upaya Iran untuk mengkonsolidasikan pengaruhnya di Suriah dan pasukan Hizbullah telah mempromosikan serangan udara Israel pada Januari 2019 terhadap posisi Iran di Suriah dan menggarisbawahi kekhawatiran kami yang semakin besar tentang lintasan lama pengaruh Iran di wilayah tersebut dan risiko konflik akan meningkat," tukasnya.
Berbicara di depan Komite Intelijen Senat AS, Coats mengatakan Iran tampaknya berusaha menghindari konflik langsung dengan Israel. Namun, jika Israel terus melakukan serangan terhadap basis Iran di Suriah, maka Teheran pada satu titik akan melakukan serangan balasan.
“Kami menilai bahwa Iran berupaya menghindari konflik bersenjata besar dengan Israel. Namun, serangan Israel yang mengakibatkan korban dari sisi Iran meningkatkan kemungkinan pembalasan konvensional Iran terhadap Israel," ucap Coats, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (30/1).
Dia lalu menuturkan, upaya Teheran untuk memperluas pengaruhya di Suriah, termasuk dengan upaya menciptakan pangkalan militer permanen menjadi alasan Israel melancarkan serangan ke Suriah.
"Iran terus berusaha mendapatkan pangkalan militer permanen dan kesepakatan ekonomi di Suriah dan mungkin ingin mempertahankan jaringan pejuang asing Syiah di sana, meskipun serangan Israel terhadap posisi Iran di Suriah," ucapnya.
"Upaya Iran untuk mengkonsolidasikan pengaruhnya di Suriah dan pasukan Hizbullah telah mempromosikan serangan udara Israel pada Januari 2019 terhadap posisi Iran di Suriah dan menggarisbawahi kekhawatiran kami yang semakin besar tentang lintasan lama pengaruh Iran di wilayah tersebut dan risiko konflik akan meningkat," tukasnya.
(esn)