PM Kanada Pecat Dubesnya untuk China karena Komentari Bos Huawei

Minggu, 27 Januari 2019 - 05:57 WIB
PM Kanada Pecat Dubesnya...
PM Kanada Pecat Dubesnya untuk China karena Komentari Bos Huawei
A A A
OTTAWA - Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau memecat duta besar (dubes)-nya untuk China, John McCallum. Musababnya, diplomat tersebut mengomentari kasus ekstradisi bos keuangan Huawei, Meng Wanzhou, yang memicu kehebohan publik.

McCallum telah mempermalukan pemerintah Trudeau dengan mengatakan Chief Financial Officer Huawei Technologies Co Ltd (HWT.UL) Meng Wanzhou bisa membuat argumen yang kuat untuk tidak diekstradisi ke Amerika Serikat.

Para legislator oposisi dan mantan duta besar menuduh McCallum melakukan intervensi politik yang tidak dapat diterima dalam skandal yang telah merusak hubungan antara Kanada dan China.

Meng, bos keuangan yang juga putri pendiri Huawei, ditangkap di Vancouver bulan lalu karena dugaan pelanggaran sanksi AS terhadap Iran.

China kemudian menahan dua warga negara Kanada dengan alasan keamanan nasional. Pengadilan China juga mengadili seorang pria Kanada yang dipenjara karena penyelundupan narkoba dan menjatuhkan hukuman mati padanya.

"Tadi malam saya meminta dan menerima pengunduran diri John McCallum sebagai duta besar Kanada untuk China," kata Trudeau dalam sebuah pernyataan tanpa menjelaskan alasan pemecatan diplomatnya tersebut, seperti dikutip Reuters, Minggu (27/1/2019).

Para veteran diplomat dan pakar mengatakan kepada Reuters bahwa ini merupakan yang pertama kali seorang duta besar Kanada dipecat secara resmi.

Trudeau, pada hari Kamis lalu, mengaku tidak memiliki rencana untuk menggantikan McCallum yang meminta maaf pada hari yang sama atas komentar yang dia buat awal pekan ini.

Tetapi surat kabar Toronto Star pada hari Jumat mengutip diplomat tersebut mengatakan bahwa jika Washington membatalkan permintaan ekstradisi itu akan bagus untuk Kanada. McCallum, 68, adalah seorang mantan menteri kabinet Liberal, bukan diplomat terlatih.

Profesor Universitas Brock, Charles Burton, yang merupakan mantan diplomat Kanada yang pernah bertugas di China, mengatakan komentar McCallum tentang Meng untuk menghindari ekstradisi ke AS memberi isyarat kepada Beijing bahwa taktik garis kerasnya berhasil.

"Dia benar-benar membuatnya tidak dapat dipertahankan oleh perdana menteri untuk mendukungnya (dalam mempertahankan jabatannya) untuk waktu yang lama dan dia harus pergi," kata Burton melalui telepon. Dia menyarankan Trudeau segera menunjuk utusan khusus untuk menangani perselisihan tersebut.

Juru bicara untuk PM Trudeau dan Menteri Luar Negeri Chrystia Freeland menolak berkomentar ketika ditanya tentang pemecatan McCallum.

Andrew Scheer, pemimpin oposisi dari Partai Konservatif, mengatakan Trudeau seharusnya memecat duta besarnya pada saat ia ikut campur dalam kasus ekstradisi bos Huawei. Dia menuduh PM Trudeau lemah dan ragu-ragu.
(mas)
Berita Terkait
China: AS Menciptakan...
China: AS Menciptakan Diplomasi Sandera
Lebih dari 2 Tahun Ditahan,...
Lebih dari 2 Tahun Ditahan, Kanada Akhirnya Bebaskan Bos Huawei Meng Wanzhou
Warga Kanada Minta PM...
Warga Kanada Minta PM Trudeau Bersikap Lebih Keras pada China
Keroyok China, Delapan...
Keroyok China, Delapan Negara Bentuk Aliansi Baru
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
Kanada Balas Serangan...
Kanada Balas Serangan Tarif Trump, Pungut 25% Barang Impor dari AS
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
3 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
4 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
5 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
7 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
8 jam yang lalu
Infografis
AS Upgrade Jet Tempur...
AS Upgrade Jet Tempur Siluman F-22 untuk Lawan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved