S-300 Suriah Dilaporkan 'Tak Aktif' Selama Serangan Rudal Israel

Sabtu, 26 Januari 2019 - 05:06 WIB
S-300 Suriah Dilaporkan...
S-300 Suriah Dilaporkan 'Tak Aktif' Selama Serangan Rudal Israel
A A A
TEHERAN - Sistem pertahanan rudal S-300 Suriah dilaporkan "tak aktif" selama serangan rudal Israel baru-baru ini. Laporan itu diungkap seorang anggota parlemen Iran.

Sistem pertahanan udara Pantsir Suriah yang sudah uzur diklaim menghancurkan lebih dari 30 misil jelajah dan bom terpandu Israel selama serangan berlangsung dua hari di Damaskus.

Heshmatollah Falahat-Pisheh, Kepala Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, tidak menjelaskan secara rinci maksud "tak aktif" dari sistem pertahanan S-300 tersebut. Sebelumnya, media Lebanon melaporkan senjata pertahanan itu baru akan dioperasikan militer Damaskus Maret 2019.

Menurut Falahat-Pisheh yang dikutip IRNA, Sabtu (26/1/2019), jika sistem S-300 di Suriah diaktifkan, militer Israel tidak akan dapat dengan mudah melakukan serangan udara ke Suriah.

Pernyataan itu muncul setelah Kementerian Luar Negeri Suriah mengadu ke PBB bahwa serangan udara Israel hanya mungkin dilakukan dengan dukungan AS. Kementerian itu menyebut rezim Zionis menikmati kekebalan hukum yang disetujui oleh beberapa anggota Dewan Keamanan PBB.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova telah mendesak Israel untuk menghentikan praktik serangan sewenang-wenang di Suriah sebagai negara yang berdaulat.

Pada awal Oktober, Rusia menyelesaikan pengiriman sistem pertahanan rudal S-300 ke Suriah, termasuk 49 unit peralatan terkait sistem tersebut seperti radar, pos komando dan empat peluncur.

Sebelumnya, Moskow mengumumkan bahwa mereka akan memberi Suriah S-300 sebagai bagian dari tanggapannya terhadap jatuhnya sebuah pesawat Il-20 Rusia bersama 15 personel militer di dalamnya di Latakia, Suriah. Pesawat itu tak sengaja ditembak jatuh sistem pertahanan S-200 Suriah saat merespons serangan beberapa jet tempur F-16 Israel.
(mas)
Berita Terkait
Rusia Serukan Sidang...
Rusia Serukan Sidang Dewan Keamanan PBB setelah Israel Serang Misi Diplomatik Iran di Suriah
Rusia Kecam Israel Bombardir...
Rusia Kecam Israel Bombardir Ibu Kota Suriah: Ini Tak Bisa Diterima!
Israel Serang Suriah,...
Israel Serang Suriah, Kedubes Iran di Damaskus Terancam
Suriah Desak PBB Ambil...
Suriah Desak PBB Ambil Langkah Tegas Terkait Serangan Udara Israel
Suriah Bersurat Kepada...
Suriah Bersurat Kepada PBB Keluhkan Serangan Israel
Rusia Desak Iran Singkirkan...
Rusia Desak Iran Singkirkan Milisinya dari Suriah Barat, Ini Alasannya
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
47 menit yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
1 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
2 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
3 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
4 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
5 jam yang lalu
Infografis
Israel Marah, Rudal...
Israel Marah, Rudal Houthi Sukses Serang Bandara Ben Gurion
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved