Teater di Paris Ini Pemain dan Semua Penonton Telanjang

Kamis, 24 Januari 2019 - 20:01 WIB
Teater di Paris Ini...
Teater di Paris Ini Pemain dan Semua Penonton Telanjang
A A A
PARIS - Sebuah pentas drama teater di Paris, Prancis, digelar tampil beda. Semua pemain dan penonton tidak mengenakan busana meski cuaca dingin sedang melanda.

Orang-orang yang menghadiri pentas drama berjudul "Nu et approuve" itu adalah kaum nudis. Pagelaran berlangsung hari Minggu malam di di Palais des Glaces (Istana Es).

Para nudis mengabaikan cuaca dingin dengan melepaskan wol musim dingin mereka untuk menyaksikan drama tak biasa yang pertama kali digelar di Paris.

"Tidak ada cara yang lebih baik untuk tertawa selain tertawa telanjang," kata Cedric Amato, pemimpin kelompok nudis Paris.

Pertunjukan drama itu tentang seorang lelaki dan perempuan yang mendapati diri mereka berada di pihak yang berseberangan dengan masalah sosial yang berduri.

Produser bersikeras bahwa penonton harus menonton pertunjukan tersebut, dan setiap orang harus membawa handuk mereka sendiri untuk alasan kebersihan.

Namun, para penonton VIP diberikan penutup kursi mikrofiber untuk mereka sendiri.

"Nu et approuve", yang bila diterjemahkan berarti "telanjang dan disetujui", adalah permainan kata-kata dari formula yang biasa digunakan di Prancis untuk menandatangani dokumen resmi.

"Saudara-saudara yang berselisih harus menjatuhkan topeng mereka dan membuka semuanya untuk menemukan landasan bersama yang lebih rileks," kata Amato.

Para nudis memberikan acungan jempol. "Saya benar-benar menikmatinya," kata seorang wanita paruh baya kepada AFP, yang dilansir Kamis (24/1/2019). Sedangkan Amato mengatakan pagelaran itu penting. "Karena ini adalah cara bagi kita juga untuk membicarakan gaya hidup dan kebutuhan kita," ujarnya.

"Kita perlu memecahkan kode sosial untuk menjadi diri kita sendiri di tempat seperti ini dan bersenang-senang," katanya.

Naturalis telah mendorong untuk membuat gaya hidup mereka lebih utama di Paris. Di Ibu Kota Prancis itu sudah ada museum telanjang dan zona nudis khusus di taman kota terbesar.

Namun, restoran nudis pertama di Paris, O'Naturel, akan ditutup bulan depan karena tidak dapat menempatkan cukup pengunjung di kursi.
(mas)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
37 menit yang lalu
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
1 jam yang lalu
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
2 jam yang lalu
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
4 jam yang lalu
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
4 jam yang lalu
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved