Mahathir: Malaysia Tolak Atlet Israel karena dari Negara Penjahat

Rabu, 23 Januari 2019 - 00:34 WIB
Mahathir: Malaysia Tolak...
Mahathir: Malaysia Tolak Atlet Israel karena dari Negara Penjahat
A A A
WINA - Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad menegaskan kembali bahwa Malaysia tidak dapat menerima atlet Israel karena mereka berasal dari negara "penjahat". Pemimpin 93 tahun ini mengatakan orang-orang yang tidak diinginkan masuk ke negaranya harus dijauhkan, termasuk mereka yang dicurigai sebagai teroris dan sejenisnya.

"Kami tidak ingin ada hubungannya dengan mereka (Israel), termasuk orang-orang mereka. Jika mereka ingin bersaing dalam olahraga, mereka dapat pergi ke negara lain," katanya.

"Tetapi untuk Malaysia, mereka datang dari negara penjahat, dan kami tidak bisa menerimanya," ujarnya.

"Setiap negara memiliki hak untuk menerima atau menolak masuk orang lain. Kami memiliki hak itu dan kami harus menggunakan hak itu," imbuh dia kepada wartawan setelah menyampaikan pidato utama di International Association of Anti-Corruption Authorities (IAACA) di Vienna International Centre (VIC) pada hari Selasa (22/1/2019).

Dia mengatakan bahwa para atlet Israel berasal dari negara yang melakukan apa yang disukainya, termasuk membangun pemukiman di wilayah orang lain.

"Mereka telah menyerbu kapal kami yang membawa bantuan kepada orang-orang Gaza, ada banyak hal lain yang dilakukan oleh Israel yang bertentangan dengan hukum dan moral internasional," paparnya, yang dikutip Bernama.

Mengenai korupsi, Mahathir mengatakan para pemimpin harus dipilih dengan baik dan jika ada tanda-tanda bahwa seorang pemimpin itu korup, tindakan harus diambil untuk menyingkirkan orang tersebut.

Mahathir telah menyuarakan sentimen yang sama ketika menghadiri International Conference on the Emergence of Africa III (ICEA-III) di Dakar, Senegal, pekan lalu.

Israel keberatan dengan sikap Malaysia yang melarang para atlet renangnya bersaing di Kejuaraan Para Renang Dunia 2019, yang dijadwalkan diadakan di Kuching pada Juli mendatang.

Malaysia selama ini telah menjadi kritikus blakblakan terhadap Israel atas kekejamannya terhadap rakyat Palestina.
(mas)
Berita Terkait
Kibarkan Bendera Israel,...
Kibarkan Bendera Israel, Pejabat Turki Kutuk Austria
Kisah Pejuang Palestina...
Kisah Pejuang Palestina Tawfiq Chaovali: Meninggal setelah 40 Tahun Dipenjara Austria
Politisi Austria Dipecat...
Politisi Austria Dipecat dari Partainya karena Suarakan Dukungan kepada Palestina
Pria Malaysia Ditangkap...
Pria Malaysia Ditangkap karena Dukung Hubungan Diplomatik dengan Israel
Bantah Klaim Menteri...
Bantah Klaim Menteri Israel, Malaysia: Kami Teguh Dukung Perjuangan Palestina
Cara Malaysia Bela Palestina,...
Cara Malaysia Bela Palestina, dari Aksi Rakyat hingga Manuver Diplomatik PM Anwar Ibrahim
Berita Terkini
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
19 menit yang lalu
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
1 jam yang lalu
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
2 jam yang lalu
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
2 jam yang lalu
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
3 jam yang lalu
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
4 jam yang lalu
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved